PAYAKUMBUH, KP – Perjalanan pemudik yang melintasi Kota Payakumbuh kini memiliki titik singgah yang lebih terjamin kenyamanannya. Masjid Musafir yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Kelurahan Kubu Gadang, resmi ditetapkan sebagai Masjid Ramah Pemudik untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 1447 H.
Penunjukan ini merupakan bagian dari gerakan nasional Kementerian Agama untuk menghadirkan tempat singgah yang aman, bersih, dan memadai bagi masyarakat yang dalam perjalanan. Di Sumatera Barat, tercatat sebanyak 398 masjid telah ditetapkan sebagai pusat layanan bagi pemudik tahun ini.
Program ini mengacu pada Surat Edaran Menteri Agama Nomor 1 Tahun 2026. Masjid yang ditunjuk wajib menyediakan berbagai fasilitas esensial, di antaranya akses selama 24 jam, jaminan keamanan area parkir, kebersihan toilet, ketersediaan air bersih, hingga penyediaan tempat pengisian daya ponsel.
Ketua Pengurus Masjid Musafir, Doddy Sastra, menyatakan pihaknya siap mengemban amanah tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk segera melengkapi sarana pendukung bagi pengendara yang lelah dalam perjalanan.
“Kami menyambut baik penunjukan ini. Kami akan melengkapi fasilitas secara bertahap agar pemudik bisa beristirahat dengan nyaman sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar Doddy, Selasa (10/3).
Rencananya, peresmian Masjid Musafir sebagai Masjid Ramah Pemudik tingkat Kota Payakumbuh akan dilakukan oleh Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh, Hendri Yazid, pada Rabu hari ini (11/3). (dst)
