Home » Babak 9 Besar Piala Soeratin Ricuh, Dua Pemain Persikopa Dilarikan ke Rumah Sakit

Babak 9 Besar Piala Soeratin Ricuh, Dua Pemain Persikopa Dilarikan ke Rumah Sakit

Redaksi
2 menit baca

SURABAYA, KP – Laga babak 8 besar Piala Soeratin U-17 Nasional antara Persikopa Pariaman perwakilan Sumbar melawan Persmi Mimika dari Papua berakhir ricuh. Baku hantam terjadi dalam pertandingan yang digelar di GOR THOR, Surabaya, Senin (29/1).

Kericuhan terjadi ketika pemain dan official Papua masuk ke lapangan dan menyerang pemain Persikopa. Pertandingan terpaksa dihentikan di menit 93 saat babak kedua perpanjangan waktu dengan skor 3-1 untuk kemenangan Persikopa.

Akibatnya, dua pemain Persikopa Alif Maulana Sukri dan Imam Maulana mengalami cedera parah dan dilarikan ke Rumah Sakit Mayapanda Surabaya lalu dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Dari hasil pemeriksaan dokter, Imam dan Alif mengalami beberapa cidera seperti di bagian kepala, dada, perut, tangan dan kaki akibat pukulan dan tentangan dari oknum pemain dan official Papua.

Sekretaris Persikopa Idham Fadhli mengatakan, selain Imam dan Alif, banyak pemain lainnya yang juga mengalami cedera akibat tindakan tidak sportif dari tim Papua Tengah tersebut.

“Tidak hanya cedera fisik, para pemain juga mengalami cidera psikis,” ujarnya.

Ia sangat menyayangkan ketidaksiapan panitia dalam pertandingan ini, terlihat hanya ada beberapa petugas keamanan untuk menghentikan kericuhan itu.

Sementara, Ketua Harian Persikopa, Buyung Lapau memastikan pihaknya akan menindaklanjuti insiden ini dengan melayangkan protes ke PSSI.

“Kita akan layangkan protes ke panitia dan PSSI untuk menindaklanjuti insiden ini. Kami juga akan mengkaji apakah dilanjutkan proses hukum ke pihak berwajib karena ada official Papua yang masuk ke lapangan dan mengejar pemain Persikopa hingga luar lapangan,” ujar Buyung Lapau.

JALANNYA PERTANDINGAN

Pertandingan antara Persikopa melawan Persmi Mimika Papua awalnya berjalan lancar dan menegangkan. Persikopa unggul lebih dulu di menit 7 melalui Rizal. Kemudian disamakan oleh Papua di pertengahan babak ke 2. Skor menjadi 1-1.

Menjelang akhir waktu normal, Persmi Papua harus bermain dengan 10 orang karena salah seorang pemainnya terkena kartu merah setelah melanggar keras pemain Persikopa. Pertandingan kemudian dilanjutkan ke babak perpanjangan waktu 2×10 menit.

Di babak pertama perpanjangan waktu, Persikopa berhasil mencetak dua gol melalui Nabil Huda dan mengubah skor menjadi 3-1 untuk Persikopa hingga berakhirnya babak pertama perpanjangan waktu.

Di babak kedua perpanjangan waktu, Persikopa tetap bermain menyerang. Pemain Papua makin tertekan dan frustasi sehingga mulai bermain kasar.

Puncaknya di menit 93 terjadi bentrok antara pemain Papua dengan Persikopa hingga memicu keributan. Pemain Papua dan official ikut masuk ke lapangan mengejar dan menyerang pemain Persikopa. Akibat kericuhan tersebut wasit memutuskan menghentikan pertandingan dan mendiskualifikasi Persma Mimika Papua dengan skor akhir tetap 3-1 untuk kemenangan Persikopa. Dengan hasil ini Persikopa maju ke babak empat besar. (wrm)

Jangan Lewatkan