Home » Pacu Kudo Duku Banyak

Pacu Kudo Duku Banyak

Oleh Ahmad Kharisma

Redaksi
A+A-
Reset

ARENA Duku Banyak di VII Koto Sungai Sarik, Kabupaten Padang Pariaman, mendadak jadi ‘lautan manusia’ pada Sabtu (28/3). Puluhan ribu pasang mata datang bukan cuma buat menonton kuda berlari kencang, tapi juga buat merasakan denyut tradisi Minangkabau yang sesungguhnya.

Alek pacu kudo ini resmi dibuka oleh Gubernur Mahyeldi dan Bupati John Kenedy Azis (JKA) di tengah keriuhan penonton yang luar biasa.

Ada pemandangan berbeda dalam gelaran kali ini. Di antara kerumunan penonton, muncul aktor Jefri Nichol yang sengaja pulang kampung ke Padang Pariaman. Kehadiran putra asli Sungai Geringging ini bikin suasana makin panas, terutama buat para penggemar anak muda yang gagal fokus antara menonton pacuan kuda atau mengejar foto bareng sang idola.

Jefri membuktikan kalau sejauh apa pun orang Minang merantau, magnet budaya kampung halaman tetap nomor satu.

Ajang ini bukan sekadar urusan olahraga atau siapa yang paling cepat sampai di garis finis. Pacu Kudo adalah soal harga diri budaya dan ‘mesin uang’ buat warga sekitar. Lihat saja tenda-tenda UMKM yang berjejer, mereka panen pembeli sejak pagi. Dengan 80 ekor kuda yang berlaga di 28 race, Padang Pariaman seolah ingin pamer kalau mereka punya lintasan pacuan terbaik yang sudah standar nasional.

Pesan dari Gubernur Mahyeldi pun jelas, ajang ini harus dinikmati dengan tertib. Bagi para perantau yang sedang pulang kampung, pacu kudo adalah obat rindu yang paling mujarab. Namun catatan penting buat panitia dan pemerintah daerah adalah konsistensi perawatan fasilitas. Jangan sampai Arena Duku Banyak yang sudah bagus ini cuma ramai sekali setahun lalu terbengkalai di bulan-bulan lainnya.

Kita tentu bangga punya tradisi yang bisa menyatukan pejabat dan rakyat dalam satu sorak sorai. Sekarang tugas kita bersama adalah menjaga agar warisan ini tetap keren di mata anak muda tanpa kehilangan nilai historisnya. Kalau dikelola serius, Pacu Kudo Duku Banyak bisa benar benar jadi ikon wisata unggulan yang bikin orang luar daerah rela datang jauh-jauh ke Padang Pariaman. *

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?