Home » Peristiwa Situjuh Bukti Jiwa Patriot Masyarakat Sumbar 

Peristiwa Situjuh Bukti Jiwa Patriot Masyarakat Sumbar 

Redaksi
2 menit baca

LIMAPULUH KOTA – Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Supardi menyampaikan bahwa Peristiwa Situjuah mencerminkan semangat patriotisme luar biasa dari masyarakat Sumbar yang berdedikasi untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Peristiwa ini terjadi setelah Indonesia memproklamasikan kemerdekaannya pada 17 Agustus 1945, di mana para pejuang Sumbar dengan tegas melawan penjajah Belanda selama masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI).

Hal itu disampaikan Ketua DPRD Supardi dalam kegiatan peringatan Peristiwa Situjuah di Lapangan Khatib Sulaiman Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota, Senin (15/1).
Ia menekankan bahwa semangat patriotisme dan perjuangan masyarakat Sumbar perlu terus dikenang dan diwariskan dari generasi ke generasi, dengan fokus pada pembangunan daerah.

“Berbagai aspek dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) generasi muda Sumbar kita dukung, terutama dalam bidang pendidikan dan keterampilan, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi yang diakomodasi dalam pokok-pokok pikiran dewan nantinya,” ujar Supardi.

Supardi menjelaskan, pendirian PDRI di Sumbar, yang kini dijadikan Hari Bela Negara (HBN), terjadi pada 22 Desember 1948. PDRI merupakan pemerintahan darurat yang dibentuk sebagai respons terhadap penangkapan dan pengasingan beberapa pemimpin Republik Indonesia oleh Belanda saat terjadinya Agresi Militer Belanda II pada 19 Desember 1948.

“Pada salah satu rangkaian perjuangan PDRI, terjadi peristiwa pada 15 Januari 1949, di mana puluhan pejuang, termasuk beberapa pimpinan dan anggota pasukan Barisan Pengawal Negeri dan Kota (BPNK), tewas akibat tembakan dari pihak penjajah Belanda,” ungkapnya.

Peristiwa Situjuah ini berlangsung di Lurah Kincia, Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Kabupaten Limapuluh Kota.

Supardi menegaskan bahwa ini adalah wujud sikap patriotisme dari anak bangsa yang berjuang untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

Mengakhiri pidatonya, Supardi mengharapkan peringatan peristiwa Situjuah dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk memberikan kontribusi terbaik mereka dalam memajukan pembangunan daerah dan menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat Sumbar.

Dalam kesempatan itu juga hadiri Wakil Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, Bupati Limapuluh Kota, Saffarudin, Pj Wali Kota Payakumbuh, Jasman, dan Wakil Komandan Pangkalan Utama TNI AL II Padang Kolonel Laut (P) Mulyadi, Kapolres Payakumbuh, AKBP Wahyuni Sri Lestari. (*)

Jangan Lewatkan