Home » Pemkab Solsel Tingkatkan Kompetensi Operator dan Penjaga Sekolah

Pemkab Solsel Tingkatkan Kompetensi Operator dan Penjaga Sekolah

Redaksi
1 menit baca

PADANG ARO, KP – Pemerintah Kabupaten Solok Selatan menaruh perhatian serius pada bidang pendidikan. Terutama keberadaan operator dan penjaga sekolah yang turut berperan dalam bidang ini.

Perhatian tersebut ditunjukkan dengan kegiatan peningkatan kompetensi bagi para operator dan penjaga sekolah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok Selatan.

Bupati Solok Selatan, H. Khairunas menegaskan, dalam memajukan pendidikan perlunya penyamaan persepsi semua pihak, pihak sekolah dan OPD terkait.

“Kepada kita semua bersama satu pemikiran untuk memajukan pendidikan Kabupaten Solok Selatan, dimulai dari OPD hingga sekolah, sehingga ketika diakumulasi maka akan menghasilkan hasil yang sangat baik,” kata Khairunas di Aula Sarantau Sasurambi Kantor Bupati Solok Selatan, baru-baru ini.

Menurut Khairunas, pemerintah daerah perlu mengejar ketertinggalan dalam bidang pendidikan, termasuk perlunya perbaikan di semua komponen pendukung pendidikan.

Kemudian terkait keberadaan operator sekolah dan tenaga penjaga sekolah ini juga harus diperhatikan. Dalam kesempatan ini, Khairunas meminta dinas terkait untuk memberikan jaminan kesehatan untuk para operator dan penjaga sekolah serta penambahan insentif pendukung kinerja mereka.

Ketua DPRD Solok Selatan, Zigo Rolanda dalam kesempatan ini mengungkapkan bahwa DPRD melakukan tugasnya sebagai pengawasan oleh karena itu ia ikut menyoroti urusan pendidikan, dalam hal ini kegiatan Inovasi pemerintah daerah dalam peningkatan SDM daerah.

“Sekolah berkualitas baik tidak hanya dipersiapkan dalam penyiapan peningkatan akreditasi saja tapi juga harus bersedia setiap saat,” kata Zigo dalam kesempatan itu.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini diharapkan operator sekolah dapat meningkatkan kinerjanya dalam urusan administrasi sekolah menggunakan aplikasi. Hal ini juga juga diharapkan bagi penjaga sekolah dengan bertambahnya wawasan mereka.

Informasi Dinas Pendidikan menyebut kegiatan ini diikuti lebih dari 500 peserta yang terdiri dari para Kepala Sekolah SD dan SMP, Operator dan penjaga sekolah. (*/red)

Jangan Lewatkan