Home » BKKBN Sumbar Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kemandirian Kampung Keluarga Berkualitas

BKKBN Sumbar Perkuat Komitmen Lintas Sektor untuk Tingkatkan Kemandirian Kampung Keluarga Berkualitas

Ahmad Kharisma
A+A-
Reset

PADANG, KP — Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Sumatera Barat memperkuat komitmen bersama pemerintah daerah kabupaten/kota dan mitra kerja lintas sektor untuk menyukseskan Program Kampung Keluarga Berkualitas tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025.

Kegiatan penguatan komitmen tersebut dilaksanakan pada Senin (10/11) di salah satu hotel di Kota Padang.

Acara ini dihadiri jajaran pemerintah daerah, organisasi perangkat daerah (OPD) lintas sektor, serta mitra strategis yang berperan dalam pembangunan keluarga dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Perwakilan BKKBN Sumbar, Mardalena Wati, mengatakan Program Kampung Keluarga Berkualitas merupakan miniatur dari program Bangga Kencana dan menjadi salah satu prioritas nasional BKKBN.

Program ini juga didukung oleh Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2022 yang melibatkan 13 kementerian/lembaga untuk berkolaborasi dalam pelaksanaannya.

“Pertemuan ini merupakan bentuk penguatan komitmen bersama sesuai surat keputusan gubernur. Semua pihak harus berperan sesuai tugas dan fungsi masing-masing untuk melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas. Di Rumah KB terdapat Rumah DataKu, dan data yang dihimpun di sana dapat dimanfaatkan oleh seluruh stakeholder sebagai rujukan arah pembangunan,” jelasnya.

Mardalena menyebutkan, hingga saat ini terdapat 1.164 Kampung Keluarga Berkualitas di Sumatera Barat, namun baru 39 kampung yang berstatus mandiri dan 779 kampung berstatus lanjutan.

Ke depan, BKKBN menargetkan peningkatan jumlah kampung mandiri agar program ini benar-benar berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, yang membuka acara tersebut menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat pembangunan keluarga.

“Keluarga yang berkualitas akan melahirkan sumber daya manusia yang berkualitas, dan SDM berkualitas akan menentukan kualitas bangsa. Ini sejalan dengan target Indonesia Emas 2045,” ujarnya.

Ia menilai, selama ini pelaksanaan program di berbagai sektor masih cenderung berjalan sendiri-sendiri.

Karena itu, lanjutnya, diperlukan kolaborasi yang kuat antarinstansi untuk menyukseskan Kampung Keluarga Berkualitas.

“Kita harus menghilangkan ego sektoral. Jangan lagi ada narasi ‘ini program BKKBN’ atau ‘ini program Dinas Kesehatan’. Semua pihak harus menguatkan komitmen bersama untuk mewujudkan tujuan yang sama,” tegas Arry

Arry menjelaskan, Kampung Keluarga Berkualitas tidak hanya berbicara tentang jumlah, tetapi juga kualitas.

Program ini mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan ketahanan keluarga, penurunan angka stunting, hingga lahirnya SDM unggul dan berdaya saing.

Ia juga menyoroti persoalan sosial di kalangan remaja yang perlu mendapat perhatian serius. Berdasarkan data DP3AP2KB Sumbar, sekitar 10 persen remaja memiliki kecenderungan bunuh diri, yang menunjukkan pentingnya penguatan ketahanan keluarga sebagai fondasi pembentukan karakter.

“Sumatera Barat memiliki filosofi Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Nilai-nilai dalam filosofi ini mengajarkan perlindungan, kebersamaan, dan kepedulian, yang sangat relevan dengan pembangunan keluarga berkualitas,” tambahnya.

Arry menegaskan, pemerintah provinsi mendukung penuh keberlanjutan Program Kampung Keluarga Berkualitas agar tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga memberikan dampak nyata.

“Stunting tidak boleh diabaikan. Keberhasilan program harus tercermin dari peningkatan kualitas keluarga dan SDM. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat berkomitmen penuh untuk mendukung terwujudnya masyarakat yang tangguh, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya. (fai)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?