PAYAKUMBUH, KP — Bulan suci Ramadan 1447 H tidak boleh menjadi pembenaran bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengendurkan ritme kerja dan kualitas pelayanan publik. Wali Kota Payakumbuh, Zulmaeta, menegaskan bahwa momentum puasa justru harus menjadi ruang refleksi untuk memperkuat integritas, loyalitas, serta profesionalisme dalam melayani masyarakat.
Hal tersebut disampaikan Wako Zulmaeta saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pejabat Pemerintah Kota Payakumbuh di Aula Josrizal Zein, Balai Kota Payakumbuh, Kamis (19/2). Zulmaeta mengingatkan bahwa jabatan merupakan amanah yang diraih melalui prestasi dan etos kerja terukur, bukan sekadar rutinitas atau hasil meminta-minta.
“Ramadan menjadi ruang refleksi bagi kita untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. ASN harus hadir memberikan pelayanan terbaik dengan tetap menjaga disiplin dan tanggung jawab,” tegas Zulmaeta di hadapan para pejabat eselon, camat, hingga kepala puskesmas se-Kota Payakumbuh.
Selain kedisiplinan kerja, ia juga menyoroti etika ASN di ruang digital. Ia meminta seluruh jajaran untuk bijak bermedia sosial dengan tidak mengunggah konten provokatif maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi demi menjaga citra pemerintah di mata publik.
Dalam rakor yang juga dihadiri Wakil Wali Kota Elzadaswarman dan Sekda Rida Ananda tersebut, aspek kebersihan lingkungan turut menjadi poin instruksi. Zulmaeta meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menggerakkan gotong royong rutin sebagai dukungan terhadap Gerakan Nasional Indonesia Asri sekaligus peringatan Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026. (dst)