LIMAPULUH KOTA, KP – Ratusan warga yang tergabung dalam 25 kelompok tani dari Nagari Mungo, Kecamatan Luak, Kabupaten Limapuluh Kota, menggelar temu ramah dengan Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, Minggu (8/9).
Kegiatan itu berlangsung di Gedung Pertemuan Kelompok Tani Merpati Putih, Jorong Batu Labi ini, merupakan forum diskusi rutin tiga bulanan antara Bupati dan masyarakat tani, peternak, serta pembudidaya ikan.
Bupati Safaruddin mendengarkan langsung keluhan dan aspirasi terkait masalah pertanian, peternakan, dan perikanan. Ia turut membawa sejumlah Kepala Perangkat Daerah, seperti Asisten Perekonomian Eki, Kepala Bapelitbang Gusdian Laora, Kepala Distanhortbun Witra Porsepwandi, Kepala Disnak Keswan Devi Kusmira, serta Kepala Dinas Perikanan Siswanto, untuk menindaklanjuti masukan masyarakat.
Para petani menyampaikan berbagai permasalahan, antara lain terkait ketersediaan pupuk subsidi, bibit, serta bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan). Selain itu, mereka juga mengeluhkan infrastruktur pertanian yang kurang memadai, seperti jalan usaha tani, jembatan, dan saluran irigasi.
Menanggapi hal ini, Bupati Safaruddin menyatakan kesiapannya untuk memperhatikan keluhan tersebut. Namun, ia juga mengingatkan pentingnya kemandirian para petani. “Terima kasih atas masukan yang diberikan. Kami mengerti kesulitan yang dihadapi, namun saya berharap petani dapat membangun kemandirian dan tidak sepenuhnya bergantung pada bantuan pemerintah,” katanya.
Bupati Safaruddin juga menambahkan bahwa pemerintah terus berupaya meningkatkan kapasitas petani melalui program pelatihan, seperti sekolah lapangan, pelatihan pembuatan pupuk organik, dan penggunaan alsintan.
“Acara ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai alat ukur kinerja penyuluh dalam mendampingi petani. Kita jadikan momentum ini untuk meningkatkan sinergi dan memperkuat kemampuan pengelolaan pertanian yang berkelanjutan,” tambah Safaruddin.
Hasril, koordinator kelompok tani Nagari Mungo, mengapresiasi perhatian Bupati Safaruddin terhadap petani selama menjabat. “Kami merasakan betul manfaat dari pembinaan yang diberikan. Program ini sangat kami harapkan terus berkelanjutan,” ujarnya.
Selain petani, Hasril juga menyampaikan bahwa para peternak dan pembudidaya ikan di Nagari Mungo telah banyak menerima manfaat dari berbagai program pemerintah. Ia berharap agar usulan yang disampaikan dapat segera direalisasikan demi menunjang kesejahteraan petani. (dst)