Kakan Kemenag Tanah Datar Kukuhkan Waka, Komite, dan Agen Perubahan MTsN 1

Kakan Kemenag Tanah Datar H. Amril saat pengukuhan Wakil Kepala, pengurus Komite, dan Agen Perubahan MTsN 1 Tanah Datar, Rabu (16/7).

TANAH DATAR, KP – Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Tanah Datar, H. Amril, melakukan pembinaan terhadap pendidik dan tenaga kependidikan sekaligus menutup Lokakarya MTsN 1 Tanah Datar, Rabu (16/7), di ruang pertemuan madrasah tersebut.

Dalam kegiatan tersebut, Kakan Kemenag juga mengukuhkan sejumlah kepengurusan baru di lingkungan madrasah. Empat Wakil Kepala Madrasah yang dikukuhkan yaitu Nenny Darmayanti (Waka Kurikulum), Dafrizal (Waka Kesiswaan), Wadrawati (Waka Sarana Prasarana), dan Efandri (Waka Humas).

Selain itu, turut dikukuhkan Pengurus Komite Madrasah periode 2025–2027 yang terdiri dari Ketua Junaidi Malin Karena, Wakil Ketua Agusrimanda, Sekretaris Sovia Nora, Wakil Sekretaris S. Malin Sutan, dan Bendahara Muzzammi Elka, beserta jajaran seksi-seksi.

Kemenag juga mengukuhkan Agen Perubahan dan Tim Reformasi Birokrasi (Zona Integritas/ZI) MTsN 1 Tanah Datar.

Dalam sambutannya, Amril menegaskan pentingnya kedisiplinan ASN Kemenag dalam menjalankan tugas, serta mendorong penerapan kurikulum berbasis nilai-nilai CINTA yang digagas Kemenag RI.

“Kurikulum CINTA bertujuan menanamkan kasih sayang, toleransi, dan penghargaan terhadap perbedaan sejak dini. Para guru harus memahami dan mengimplementasikannya dalam proses pembelajaran,” ujar Amril.

Ia juga mengimbau para guru untuk berkolaborasi lintas mata pelajaran demi kemajuan madrasah. Kepada empat Waka yang dikukuhkan, ia meminta agar menjalankan amanah sesuai tanggung jawab masing-masing.

Kepada pengurus komite, ia berharap dapat menciptakan program kerja nyata dan membangun kemitraan yang erat dengan masyarakat demi kemajuan madrasah.

Terkait ZI, Amril menyebut, zona integritas sebagai garda terdepan reformasi birokrasi. “Agen perubahan harus memulai perubahan mindset dan budaya kerja. Malu datang terlambat, malu pekerjaan tak tuntas, malu pulang cepat,” ujarnya mengingatkan.

Sementara, Kepala MTsN 1 Tanah Datar, Neldahayati, melaporkan kondisi madrasah. Saat ini, jumlah siswa mencapai 376 orang. Tahun ini, sebanyak 117 siswa baru mendaftar, dan 111 telah mendaftar ulang. Ia juga menyampaikan sejumlah prestasi siswa baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

Ketua Komite Madrasah, Junaidi, menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan madrasah. Ia menyampaikan rencana program seperti Salat Magrib berjemaah bersama siswa dan wali, serta penerapan jam malam pukul 21.00 WIB untuk mencegah siswa berkeliaran, sejalan dengan aturan nagari dan kecamatan. (yon)

 

Related posts

13 Orang Terjaring Razia Kos dan Penginapan di Padang, Pemilik Abaikan Aturan

Padang Sahkan Perda Penguatan Lembaga Adat dan Budaya Minangkabau

Smart Surau Tingkatkan Aktivitas Keagamaan Pelajar, Pemko Siapkan Reward