Home » Warga Ancam Blokir Jalan Bypass Ngalau Payakumbuh, Tuntut Penyelesaian Ganti Rugi Tanah

Warga Ancam Blokir Jalan Bypass Ngalau Payakumbuh, Tuntut Penyelesaian Ganti Rugi Tanah

Redaksi
A+A-
Reset

PAYAKUMBUH, KP – Zonwir (64), warga Kelurahan Kubu Gadang, Kecamatan Payakumbuh Barat, mengancam akan memblokir Jalan Simpang Bypass Ngalau Kota Payakumbuh jika permasalahan ganti rugi tanah milik kaum Dt. Parmato Indo tidak segera diselesaikan oleh Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh.

Menurut Zonwir, tanah kaum Dt. Parmato Indo seluas 1.235 m² terkena proyek pembangunan jalan tersebut beberapa tahun lalu. Saat itu, Pemko Payakumbuh berjanji akan memberikan ganti rugi dan sertifikat pengganti untuk sisa tanah, namun hingga kini janji tersebut tak kunjung direalisasikan.

“Dulu, Pemko menjanjikan ganti rugi atas tanah yang digunakan untuk pembangunan jalan. Namun, sudah bertahun-tahun kami menuntut kejelasan, baik ganti rugi maupun sertifikat pengganti, tapi tidak ada kepastian,” ujar Zonwir, Jumat (14/2).

Ia juga mengungkapkan bahwa beberapa tahun lalu, Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh kembali menjanjikan pembelian sisa tanah seluas 500 m² untuk pembangunan Tugu Kesehatan di persimpangan Bypass Ngalau. Namun, setelah tugu selesai dibangun, janji tersebut kembali tidak terealisasi.

Sebagai bentuk protes, kaum Dt. Parmato Indo memasang spanduk di bawah Tugu Kesehatan bertuliskan “Tanah Ini Milik Kasmir Dt. Palindih, Muslim Dt. Parmato Indo Pasukan Katianyia.”

“Kami sengaja memasang spanduk ini karena tidak ada kejelasan dari Pemko terkait tanah kami. Sesuai sertifikat, luas tanah ini awalnya 1.235 m², kini hanya tersisa 500 m² karena dipakai untuk jalan,” ungkap Zonwir.

Ancaman Pemblokiran Jalan

Zonwir menegaskan bahwa pihaknya masih berharap persoalan ini dapat diselesaikan secara baik-baik. Namun, jika tidak ada tindak lanjut dalam waktu dekat, mereka mengancam akan melakukan aksi pemblokiran Jalan Simpang Bypass Ngalau.

“Kami tidak ingin mengambil langkah ekstrem, tapi kalau tidak ada penyelesaian dari Pemko, kami akan memblokir jalan. Tanah kami telah berkurang setengahnya akibat pembangunan jalan ini,” tegasnya. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?