PADANG, KP – Festival Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) “City of Light” resmi dimulai pada Jumat (15/11) di Youth Centre dan akan berlangsung hingga 17 November.
Festival ini menjadi ajang bagi pelaku UMKM untuk memamerkan produk unggulan mereka, dengan beragam acara menarik seperti nonton bareng laga Indonesia vs Jepang, lomba mural, akustik, solo song, pertunjukan seni, bazar, dan KIM.
Fungsional Analis Perdagangan, Resti Novirdanancy, menyatakan bahwa acara ini diharapkan mampu membangkitkan sektor ekonomi masyarakat Kota Padang. “Para pemuda memiliki peran besar dalam pemulihan ekonomi. Festival ini memberikan mereka peluang untuk mempromosikan produk hasil kreativitasnya,” ujarnya dalam sambutannya.
Resti juga menambahkan bahwa festival ini menawarkan produk UMKM yang bervariasi, berkualitas, dan terjangkau, sekaligus menginspirasi pelaku usaha untuk terus berinovasi.
Sementara itu, pencetus Festival “City of Light”, Budi Syahrial, menyoroti lima aspek penting dalam memajukan UMKM: manajemen bisnis yang kuat, akses permodalan, tempat untuk pameran, pembuatan konten di media sosial, dan informasi pasar. “Festival ini adalah wadah bagi pelaku UMKM untuk berkembang, berkreasi, dan memperluas jaringan,” ujar Budi.
Acara ini diharapkan tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi UMKM untuk bangkit dan lebih maju. (kom)