Home » Tambang Liar ‘Menggila’ di Galugua

Tambang Liar ‘Menggila’ di Galugua

Redaksi
A+A-
Reset

LIMAPULUH KOTA, KP — Aktivitas tambang ilegal di aliran Batang Kampar, Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota kembali menggila. Tak tanggung-tanggung, delapan unit alat berat terpantau mengeruk hasil bumi di wilayah tersebut, seolah tak gentar meski aparat kepolisian kerap melakukan razia.

Aksi para penambang liar ini terkesan menantang hukum dengan pola ‘kucing-kucingan’. Setelah kepolisian melakukan razia, aktivitas sempat terhenti selama beberapa hari, namun kini kembali marak dengan jumlah armada yang justru bertambah di dua lokasi, yakni Jorong Tanjung Jajaran dan Jorong Galugua.

“Jumlah alat berat yang beroperasi terus bertambah, sekarang sudah mencapai delapan unit,” ungkap salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya, Senin (23/2).

Keresahan warga kian memuncak seiring beredarnya bukti foto dan video di lapangan. Eskavator berwarna kuning dan biru tampak aktif melakukan pengerukan pasir serta batu kali secara masif. Tumpukan material hasil kerukan terlihat menggunung di sepanjang tepi sungai yang menjadi urat nadi masyarakat setempat.

Masyarakat sangat berharap adanya tindakan yang lebih permanen dan tegas dari pihak berwajib. Pasalnya, patroli rutin yang dilakukan selama ini hanya memberikan efek jera sesaat sebelum para pelaku kembali merusak ekosistem Batang Kampar dengan armada yang lebih besar. (dst)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?