Tim Gabungan Razia Agen Elpiji Nakal di Payakumbuh

PAYAKUMBUH, KP – Pasca terjadinya kelangkaan gas elpiji 3 kilogram sejak beberapa hari terakhir di Kota Payakumbuh, Satpol-PP dan Tim Gabungan yang terdiri dari Polri, Bagian Perekonomian, Perdagangan, serta Pertamina melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke sejumlah agen elpiji 3 kilogram yang ada di Kota Payakumbuh.

Sidak tersebut dipimpin langsung Plh. Kasat Pol-PP dan Damkar Kota Payakumbuh, Dewi Novita, Rabu siang (24/5). Agen elpiji PT. KSG di Jalan Imam Bonjol, Kelurahan Padang Datar, Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh menjadi lokasi pertama digelarnya Sidak.

Di lokasi tersebut, mantan Camat Payakumbuh Timur itu merasa kesal, selain karena harus menunggu lama admin atau petugas di agen tersebut, Tim Gabungan juga menemukan tabung gas yang telah lama kadaluarsa dan hanya ada 1 buah.

Bukan hanya itu, di bak tes kebocoran yang berfungsi untuk memeriksa kebocoran tabung gas juga tidak terdapat air seperti seharusnya.

Tidak hanya itu, Tim juga menemukan agen yang menjual langsung gas elpiji ukuran 3 kilogram kepada masyarakat, kondisi tersebut juga diakui oleh petugas di lokasi agen.

“Kami mendapatkan informasi bahwa sejak 3 pekan terakhir terjadi kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram di Kota Payakumbuh, sehingga kami bersama tim gabungan sejak Selasa (23/5) melakukan Sidak ke sejumlah agen,” ujar Dewi Novita.

Dewi Novita menjelaskan, dari sidak tersebut, tim menemukan beberapa hal seperti tabung gas yang telah lama kadaluarsa dan hanya ada 1 buah.

Selain itu, bak tes kebocoran yang berfungsi untuk memeriksa kebocoran tabung gas juga tidak terdapat air seperti seharusnya.

“Tidak hanya itu, tim juga menemukan agen yang menjual langsung gas elpiji ukuran 3 kilogram kepada masyarakat, serta petugas admin yang tidak dapat memberikan informasi lengkap mengenai data 29 Pangkalan Gas Elpiji dari PT. KSG,” tambah Dewi.

Sejumlah Pangkalan Terindikasi Fiktif

Dewi Novita juga mengungkapkan bahwa dari hasil sidak yang dilakukan oleh tim gabungan terhadap beberapa Agen dan Pangkalan yang ada di Kota Payakumbuh, ditemukan sejumlah Pangkalan yang bekerja sama dengan agen elpiji yang terindikasi fiktif.

“Hasil Sidak ke PT. GKS, dari 21 Pangkalan yang disebutkan, 9 Pangkalan tidak ditemui di lapangan atau terindikasi fiktif,” tambah Dewi Novita. (dst)

Related posts

Abaikan Peringatan, Satpol PP Bongkar Bangunan Liar di Trotoar

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Divonis 4,5 Tahun Penjara

Dugaan Pemerasan Ratusan Miliar, KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim