LIMAPULUH KOTA, KP – Pengurus Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Limapuluh Kota masa bakti 2025–2029 resmi dilantik di Aula Kantor Bupati Bukik Limau, Sarilamak, Kamis (12/2). Pelantikan ini menjadi momentum krusial bagi daerah untuk memperkuat pembinaan atlet guna mengejar target prestasi yang lebih tinggi pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat mendatang.
Ketua KONI Kabupaten Limapuluh Kota, Taufik Hidayatul Ikhsan, menegaskan komitmennya untuk menghadirkan sistem pembinaan yang serius dan kompetisi rutin sebagai muara dari geliat olahraga masyarakat yang terus meningkat. Ia menyoroti tren positif aktifnya berbagai cabang olahraga (cabor) seperti karate, taekwondo, sepatu roda, biliar, hingga sepak bola sebagai benteng generasi muda dari pengaruh negatif.
“Jangan sampai ini hanya tren musiman. Harus ada muara pembinaan berkelanjutan. Di sinilah peran cabor dan KONI penting, menghadirkan sistem pembinaan yang serius dan kompetisi rutin agar lahir atlet berprestasi,” ujar Taufik Hidayatul Ikhsan.
Limapuluh Kota memiliki modal kuat dengan capaian Porprov 2018 yang berhasil menduduki peringkat keempat di Sumatera Barat melalui raihan 50 emas, 49 perak, dan 81 perunggu. Pada ajang tersebut, daerah ini bahkan menyabet status juara umum di tiga cabor, yakni atletik, menembak, dan balap sepeda. Prestasi ini diharapkan dapat terlampaui pada Porprov Oktober 2026 mendatang.
Senada dengan itu, Ketua KONI Sumatera Barat, Hamdanus, optimis bahwa dengan dukungan penuh pemerintah daerah, Limapuluh Kota berpotensi mencetak sejarah baru dan layak menjadi tuan rumah bagi beberapa cabor seperti paralayang, biliar, hingga menembak.
“Porprov bukan sekadar pertandingan, tetapi cermin hasil pembinaan. Jika prosesnya baik, hasilnya akan mengikuti,” tegas Hamdanus. (dst)
