TANAH DATAR, KP – Alumni Akabri 94 memberikan bantuan berupa sembako, selimut, pakaian, dan bingkisan sebanyak 13 truk yang akan didistribusikan ke 13 nagari terdampak di enam kecamatan di Kabupaten Tanah Datar akibat banjir bandang dan longsor Gunung Merapi pada 11 Mei 2024 lalu.
Bantuan tersebut diserahkan Kapolda Sumbar Irjen Pol. Suharyono kepada Bupati Tanah Datar Eka Putra, Kamis sore (20/6) di Gedung Indo Jolito Batusangkar. Turut hadir dalam rombongan Kapolda Sumbar, Wadanlantamal Kolonel Mulyadi, Dansat Brimob Polda Sumbar Kombes Pol. Joni Afrizal Syarifuddin, dan Kadislog Lanud Padang Letkol Kal. Dody Yuliansyah.
Kapolda Sumbar atas nama Forkopimda dan masyarakat Sumbar menyampaikan ucapan terima kasih kepada alumni Akabri 94 dari Angkatan Darat, Laut, dan Udara yang telah memberikan bantuan untuk meringankan beban masyarakat terdampak banjir bandang di wilayah Sumbar, khususnya di Tanah Datar yang mengalami dampak terparah.
“Ini bentuk atensi dari kami alumni Akabri, seperti apa yang dirasakan masyarakat juga kami rasakan. Ini bentuk kepedulian bagi masyarakat yang terdampak langsung oleh banjir bandang ini,” ujarnya.
Kapolda menjelaskan, bahwa bakti sosial ini merupakan bagian dari 30 tahun pengabdian mereka dan tidak hanya dilakukan di Sumatera Barat, tetapi juga di daerah lain di Indonesia yang juga terkena musibah.
“Bantuan yang diserahkan berupa sembako, bingkisan, selimut, pakaian, dan kebutuhan lainnya baik yang bersifat konsumtif maupun non-konsumtif,” ungkapnya.
Terkait tema bakti sosial Akabri ini, “Cooling System Menjelang Pilkada Serentak,” Kapolda menjelaskan bahwa ini adalah upaya untuk menciptakan suasana sejuk selama masa pilkada serentak ke depan.
Kapolda juga menyampaikan, alumni Akabri 92 Batalyon Pratisarawiya turut memberikan bantuan berupa perbaikan rumah ibadah yang rusak.
“Setidaknya ada 5 masjid yang akan direnovasi,” ucap Kapolda yang juga alumni Akabri 92 itu.
Sementara, Bupati Tanah Datar Eka Putra menyampaikan ucapan terima kasih kepada alumni Akabri 94 yang telah memberikan bantuan sebanyak 13 truk dan akan segera didistribusikan ke 13 nagari di 6 kecamatan.
Terkait pemulihan pasca bencana, Bupati Eka Putra menyampaikan bahwa saat ini sudah memasuki masa transisi dimana akan segera membenahi infrastruktur, seperti mempersiapkan hunian untuk korban terdampak, rencana pembuatan sabodam, dan pemasangan Early Warning System (EWS).
“Saat ini tim dari pemerintah pusat sudah melakukan survei terkait sabodam dan EWS. Selain itu, pemerintah pusat juga akan segera membangun hunian bagi korban terdampak, termasuk program terpadu sebanyak 60 unit rumah dan mandiri sebanyak 154 rumah,” sebutnya.
Usai menerima bantuan secara simbolis, Kapolda Sumbar beserta rombongan yang didampingi Bupati meninjau lokasi masjid yang terdampak di Simpang Manunggal. (nas)
