LIMAPULUH KOTA, KP – Bupati Limapuluh Kota Safaruddin melakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Lubuak Nago di Nagari Pangkalan, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Kamis (18/7).
Bupati menjelaskan, pembangunan jembatan itu bertujuan untuk meningkatkan kapasitas jembatan sebelumnya agar lebih layak dan aman digunakan masyarakat.
Menurutnya, perencanaan pembangunan Jembatan Lubuak Nago dimulai pada 2022 oleh Wahana Indo Land. Jembatan yang memiliki panjang 25 meter, lebar 5 meter, dan tinggi 5 meter itu dibangun dengan dana bagi hasil (DBH) Sawit tahun 2024 sebesar Rp3.880.143.000.
“Jembatan ini dibangun tepat di sebelah jembatan lama agar pekerjaan yang tengah berlangsung tidak mengganggu mobilisasi masyarakat. Sehingga, akses jalan masyarakat tetap lancar selama pengerjaan,” kata bupati.
Ia mengajak pemerintah nagari dan masyarakat setempat untuk mengawal setiap tahapan proyek dan saling membantu agar pekerjaan jembatan cepat selesai serta dapat digunakan dalam waktu dekat.
“Keberadaan jembatan ini nantinya akan memajukan sektor ekonomi masyarakat, logistik, dan pertumbuhan multi sektor lainnya serta memperlancar konektivitas dan mobilitas daerah,” tuturnya.
Sementara, Wali Nagari Pangkalan Rifdal Laksamono, menyampaikan bahwa masyarakat Jorong Lubuak Nago telah menantikan pembangunan jembatan tersebut selama lebih dari 30 tahun.
“Kami selaku masyarakat Nagari Pangkalan sangat berterima kasih kepada Bapak Bupati Safaruddin. Masyarakat sudah 30 tahun menunggu pembangunan jembatan ini. Alhamdulillah, terealisasi saat bapak menjabat sebagai bupati,” ungkapnya.
Warga Nagari Pangkalan, Yanti (47 tahun), juga menyampaikan bahwa masyarakat sangat membutuhkan Jembatan Lubuak Nago sebagai jalur transportasi, ekonomi, dan akses sekolah bagi anak-anak. Ia berharap setelah jembatan tersebut selesai dibangun, dapat memberikan manfaat besar bagi masyarakat.
Turut hadir pada kesempatan itu, Kepala Bappelitbang Limapuluh Koya Gusdian Laora, Kadis PUPR Nono Syukri, Kabid Bina Marga PUPR Limapuluh Kota, unsur forkopimca Pangkalan Kotobaru, Wali Nagari se-Kecamatan Pangkalan, tokoh masyarakat, dan undangan lainnya. (dst)
