Home » Revitalisasi Selesai, Pasar Raya Padang Fase VII Siap Beroperasi

Revitalisasi Selesai, Pasar Raya Padang Fase VII Siap Beroperasi

Redaksi
A+A-
Reset

PADANG, KP — Revitalisasi Gedung Pasar Raya Padang fase VII resmi selesai, menandai akhir dari proses pembangunan yang memakan waktu 15 tahun akibat kerusakan parah akibat gempa bumi 2009 silam. Gedung pusat perdagangan ini kini siap untuk beroperasi.

Serah terima pengelolaan pembangunan fase VII dilakukan Kepala Balai Prasarana Pemukiman Wilayah (BPPW) Sumatera Barat, Maria Doeni Isa, kepada Penjabat Wali Kota Padang, Andree Algamar, Senin (4/11). Acara tersebut dihadiri Direktur PT Adi Persada Gedung (APG), selaku kontraktor pelaksana, Direktur PT Delta Decon dari manajemen konstruksi, perwakilan pedagang, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Dalam sambutannya, Wako Andree menyampaikan rasa syukur dan bangga atas terwujudnya pembangunan kembali Gedung Pasar Raya Fase VII, yang menghabiskan dana APBN sebesar Rp 107 miliar.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Pusat, Kementerian Perdagangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Pemukiman Rakyat (PUPR), BPPW Sumbar, serta Anggota DPR RI Andre Rosiade yang telah berkolaborasi mendukung revitalisasi pasar fase VII ini. Semua ini dipersembahkan untuk pedagang dan warga Kota Padang yang sudah lama mendambakan pusat perdagangan yang representatif dan modern,” ujarnya.

Andree menjelaskan, pada tahun 90-an hingga 2000-an, Pasar Raya Padang merupakan pusat perdagangan terkemuka di Kota Padang. Namun, pasca-gempa 2009, gedung mengalami kerusakan yang signifikan.

“Alhamdulillah, dengan perjuangan yang cukup panjang, hari ini upaya dan doa terjawab,” tambahnya.

Menurutnya, revitalisasi fase VII memiliki sejumlah tujuan, antara lain memindahkan Pedagang Kaki Lima (PKL) dari ruas jalan di kawasan Pasar Raya Padang, menciptakan kawasan pasar yang bersih dan nyaman, serta menjadi pusat wisata belanja yang murah dan lengkap di Kota Padang.

Sementara, Kepala BPPW Sumbar, Maria Doeni Isa menerangkan, revitalisasi fase VII yang dimulai pada 10 Juli 2024 ini memiliki desain bangunan tipe A dengan konsep green building. Gedung ini berstruktur empat lantai, termasuk ruang bawah tanah (rubanah) dan ruang dagang.

“Pada fase VII ini terdapat 304 kios dan 650 lapak PKL yang menampung 954 pedagang (kering). Selain itu, juga tersedia area parkir untuk kendaraan roda dua dan roda empat di lantai dua dan tiga,” jelas Maria. (mas)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?