Home » Perantau Guguak Gadang Kembali Gelar Program Bedah Rumah

Perantau Guguak Gadang Kembali Gelar Program Bedah Rumah

Redaksi
A+A-
Reset

TANAH DATAR, KP – Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, menyampaikan apresiasi kepada perantau Jorong Guguak Gadang, Nagari Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, atas kontribusi nyata mereka terhadap kampung halaman melalui program bedah rumah yang kembali digelar tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Wabup saat meletakkan batu pertama pembangunan di lokasi bedah rumah, Kamis (10/4).

“Program bedah rumah ini menunjukkan kuatnya sinergi antara perantau dan masyarakat di ranah. Kami dari Pemerintah Daerah menyampaikan apresiasi atas kepedulian ini,” ujar Wabup Fadly.

Meski kondisi ekonomi saat ini cukup menantang akibat melemahnya daya beli masyarakat, para perantau yang tergabung dalam G3AD (Guguak Gadang Gadang Association of Diaspora) tetap berkomitmen melanjutkan program sosial tersebut. Bahkan, alokasi bantuan meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun ini anggaran bantuan mencapai Rp102 juta, naik dari Rp80-90 juta pada pelaksanaan sebelumnya. Ini luar biasa, dan kami mendoakan para perantau tetap kuat dan semakin sukses di perantauan,” tambah Wabup.

Ia juga menyinggung soal efisiensi anggaran pemerintah menyusul arahan Presiden, yang akan berdampak pada pembangunan daerah. Namun demikian, Pemkab Tanah Datar berkomitmen melanjutkan berbagai program sosial yang menyentuh masyarakat.

“Bupati Eka Putra dan saya yang baru saja dilantik oleh Presiden Prabowo tetap bertekad membangun Tanah Datar. Kami akan terus menggali potensi PAD dan mengupayakan dukungan program dari pusat,” katanya.

Sementara, Ketua G3AD Jabodetabek, Eril Kusnepi mengatakan, para perantau yang sebagian besar berwirausaha ikut terdampak perlambatan ekonomi nasional. Namun semangat membantu kampung halaman tidak pernah surut.

“Ini program keempat yang kami jalankan di Guguak Gadang, dan anggarannya terus meningkat. Ini bukti bahwa kami tetap peduli pada kampung halaman,” ujarnya.

Wali Nagari Padang Magek, Syafril Jamal, menyambut baik program ini dan menyebutnya sebagai bentuk kolaborasi yang menginspirasi.

“Kalau dari Pemerintah Nagari hanya mampu menganggarkan Rp10 juta per rumah, bantuan dari G3AD bisa mencapai Rp100 juta. Ini tentu sangat membantu masyarakat,” katanya.

Bupati Eka Putra, yang sempat hadir sebelum menghadiri sidang paripurna DPRD, turut menyampaikan apresiasinya. Ia menilai program ini sangat sejalan dengan misi Pemerintah Daerah. “Terima kasih kepada perantau atas dedikasinya. Semoga semangat ini terus berlanjut,” kata Eka Putra. (yon)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?