PESISIR SELATAN, KP — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Sumber Daya Manusia Program Keluarga Harapan (PKH) se-Kabupaten Pesisir Selatan, yang dilangsungkan di Hotel Hannah, Painan, Senin (14/7).
Acara ini dibuka Bupati Pesisir Selatan, H. Hendrajoni dan dihadiri sejumlah pejabat daerah serta para pendamping dan pelaksana PKH dari seluruh kecamatan di wilayah tersebut.
Bupati Hendrajoni menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dan akurasi data penerima bantuan sosial. Ia meminta agar seluruh peserta PKH yang terbukti terlibat dalam praktik judi online segera dicoret dari daftar penerima manfaat.
“Data PKH harus akurat dan riil. Jika ada yang terbukti bermain judi online, coret saja dari daftar penerima,” tegas Hendrajoni.
Ia juga menyebutkan, Rakor ini merupakan langkah strategis dalam menyamakan persepsi antarinstansi, guna mempercepat pencapaian target program penanggulangan kemiskinan berbasis keluarga.
Kegiatan Rakor dipimpin oleh Plt. Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPrPA) Pesisir Selatan, Junaidi, dan turut dihadiri Asisten Daerah, Kepala Bappeda Hadi Susilo, Kepala Disdukcapil Beriskhan, para camat, wali nagari, serta seluruh SDM PKH dari berbagai kecamatan.
Junaidi dalam paparannya menyampaikan bahwa Rakor ini bertujuan untuk menyinkronkan data penerima PKH dengan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek/P3KE), dan integrasinya ke dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (Disen). Rakor ini juga membahas peningkatan kapasitas SDM dalam penanggulangan kemiskinan melalui kerja sama dengan Program Brac International.
“Pemutakhiran data yang akurat dan integrasi antarprogram sangat membantu dalam penyaluran bantuan sosial dan pelayanan kesehatan yang lebih efektif,” terang Junaidi.
Acara juga diisi dengan sesi diskusi teknis, mencakup implementasi PKH, evaluasi pemutakhiran data, serta strategi penguatan koordinasi lintas sektor. Seluruh peserta diharapkan dapat mengimplementasikan hasil Rakor secara konkret di wilayah masing-masing. (don)
