PARIAMAN, KP — Pemerintah Kota Pariaman terus mengupayakan peningkatan ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat melalui sektor peternakan. Pada Selasa (22/7), Wali Kota Pariaman, Yota Balad, secara simbolis menyerahkan bantuan ayam petelur dan mesin tetas kepada warga dan kelompok peternak di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan, Desa Jati Mudik, Kecamatan Pariaman Tengah.
Bantuan yang diberikan meliputi 10 ekor ayam petelur untuk masing-masing dari 120 Kepala Keluarga (KK) penerima, serta empat unit mesin tetas yang diberikan kepada kelompok masyarakat terpilih.
Empat kelompok penerima mesin tetas berasal dari Desa Talago Sariak dan Desa Kampuang Gadang (Kecamatan Pariaman Timur), Desa Tungkal Utara (Kecamatan Pariaman Utara), serta Kelurahan Jawi-Jawi II (Kecamatan Pariaman Tengah). Diharapkan, mesin tetas ini dapat mendorong kemandirian bibit ayam lokal dan mengurangi ketergantungan pada pasokan luar daerah.
“Program ini merupakan bagian dari misi Balad–Mulyadi, yakni satu rumah satu industri rumah tangga. Kami ingin memberdayakan masyarakat dengan memanfaatkan potensi peternakan lokal untuk meningkatkan pendapatan keluarga,” kata Wako Yota Balad.
Menurutnya, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kota Pariaman akan memberikan pendampingan kepada para penerima melalui penyuluh yang akan memberikan pelatihan teknis, mulai dari perawatan ayam hingga manajemen usaha peternakan kecil.
“Kami berharap program ini dapat berkelanjutan dan membawa dampak ekonomi positif, terutama bagi ibu rumah tangga yang dapat menjadikannya sebagai usaha sampingan,” ujar Wako Yota Balad. (ant)
