Home » BUMNag Gadih Basanai Jual Beras Murah dan Sediakan Layanan Pengolahan Lahan

BUMNag Gadih Basanai Jual Beras Murah dan Sediakan Layanan Pengolahan Lahan

Redaksi
A+A-
Reset

PESISIR SELATAN, KP – Badan Usaha Milik Nagari (BUMNag) Gadih Basanai Nagari Surantih, Kecamatan Sutera, terus berinovasi dalam mendukung perekonomian masyarakat. BUMNag ini menjalankan dua program andalan, yakni layanan pengolahan lahan pertanian dan penjualan beras berkualitas dengan harga terjangkau.

Program terbaru yang diluncurkan BUMNag Gadih Basanai adalah penjualan beras berkualitas tinggi dengan harga murah, yang diberi nama Beras Banang Pulau Super. Program ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memberikan nilai tambah pada hasil panen petani lokal.

Direktur BUMNag Gadih Basanai, Sari menyatakan, penjualan beras murah ini merupakan tahap awal dari program Gerai Sembako Murah yang akan dijalankan secara berkelanjutan.

“Tahap pertama ini kami jual beras seharga Rp153.000 per karung isi 10 kg. Ini beras pilihan, satu varietas, tanpa campuran. Kualitas dan rasa sangat terjaga,” ujarnya.

Penjualan dilakukan setiap hari kerja di gerai resmi BUMNag yang berada di pusat Nagari Surantih. Gerai ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat, baik pembeli perorangan maupun kelompok tani.

Sari menjelaskan, program ini bertujuan menjawab kebutuhan masyarakat akan beras berkualitas dengan harga stabil dan bersaing, terutama di tengah gejolak harga pangan. Di bulan Ramadan nanti, BUMNag juga akan memperluas jenis barang yang dijual. Akan ada telur, cabai, minyak goreng, dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga terjangkau.

BUMNag Gadih Basanai tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga memberikan kontribusi langsung kepada para petani dengan membeli padi hasil panen masyarakat lokal. Padi-padi ini kemudian diolah menjadi beras berkualitas sebelum dijual kembali.

“Beras yang kami jual berasal dari hasil pertanian warga sendiri. Jadi selain kualitasnya bagus, ini juga upaya kami untuk mendukung petani lokal agar hasil panennya lebih bernilai,” jelas Sari.

Langkah ini menjadi bukti bahwa BUMNag tidak hanya sebagai lembaga usaha, tetapi juga sebagai agen pembangunan yang membantu memperkuat rantai pasok pangan di tingkat lokal.

Selain itu, program pengolahan lahan pertanian juga menjadi andalan BUMNag. Layanan ini membantu petani yang kesulitan mengelola lahan secara mandiri. Dengan dukungan alat dan tenaga kerja, BUMNag menyediakan solusi praktis dan efisien bagi petani di Nagari Surantih.

BUMNag Gadih Basanai membuka layanan setiap hari kerja dan menerima permintaan baik dari individu maupun kelompok tani.

Keberadaan BUMNag yang aktif dan inovatif ini membuktikan bahwa peran BUMNag sangat strategis dalam mendorong ekonomi nagari. Masyarakat Nagari Surantih menyambut baik program ini, merasa terbantu dengan adanya beras murah berkualitas dan layanan pengolahan lahan yang memudahkan mereka dalam bertani.

“BUMNag bukan hanya soal untung, tetapi tentang bagaimana kita bisa berkontribusi nyata untuk nagari dan masyarakat. Harapan kami, program ini terus berkembang dan menjawab kebutuhan warga,” pungkas Sari. (don)

 

 

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?