LUBUK SIKAPING, KP – Sosok Yudesri merupakan birokrat senior yang meniti karir sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) dari bawah hingga kini didapuk mengemban amanah sebagai Jabatan Tinggi Pratama (JPT) Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman oleh pemerintahan Bupati Welly Suhery dan wakil Bupati Parulian Dalimunte, Minggu (7/9).
Yudesri dilahirkan di Sungai Pandahan 10 Desember 1973 ini menamatkan pendidikan jenjang SD hingga SMA di tanah kelahiran Lubuk Sikaping, Kabupaten Pasaman.
Berkat keuletan dan kegigihan dalam belajar, Yudesri hingga bisa lulus sebagai taruna di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinangor, Jawa Barat. Disini dirinya digembleng dengan berbagai ilmu administrasi pemerintahan selama tiga tahun dan lulus dengan predikat terbaik pada tahun 1995.
“Usai menyandang tugas sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun 1992 sampai 2005 ditugaskan langsung ditanah kelahiran di Kabupaten Pasaman. Meniti karir memang dari bawah,” ungkap Yudesri yang merupakan jebolan Sarjana Ilmu Politik Pemerintahan (SIP) Universitas Diponegoro angkatan 2000.
Selama bertugas di Kabupaten Pasaman, Yudesri didapuk tugas sebagai kepala sub bagian kerjasama antar daerah dan sub bagian perangkat daerah dimasa kepemimpinan Bupati Baharuddin dan wakil Benny Utama tahun 2003-2005.
“Kemudian jenjang karir dari tahun 2005 sampai 2025 mengabdikan diri di Kabupaten Pasaman Barat. Mengawali sebagai Camat Luhak Nan Duo (2006), Camat Gunung Tuleh (2008) hingga kepala BKPSDM (2017),” katanya.
Pada pemerintahan Syahiran-Yulianto, Yudesri diamanahi sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat dan pelaksana harian Bupati Pasaman Barat tahun 2021.
“Saat ini diberikan amanah oleh Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian Dalimunte sebagai Sekretaris Daerah (Sekda). Amanah ini juga sesuai dengan keinginan keluarga untuk mengabdikan diri di kampung halaman, tempat kelahiran. Saya tentu sangat bangga menjadi anak Pasaman,” jelas Yudesri jebolan pasca sarjana STPDN Jatinangor Jawa Barat ini.
Kini, amanah besar dan tanggungjawab roda pemerintahan Kabupaten Pasaman tertompang dipundak Yudesri yang akan menggerakan roda pemerintahan sekitar 28 SKPD, 12 kecamatan, dan 62 nagari yang ada.
Yudesri bersama ribuan ASN serta stakeholder terkait akan bekerja maksimal dalam mewujudkan visi misi pemerintah daerah ‘terwujudnya Pasaman Bangkit yang berkarakter, maju dan berkeadilan’ dalam lima tahun kedepan.
“Ini tentu amanah yang besar dan perlu kerjasama yang baik untuk menjalankan roda pemerintahan kedepan. Kolaborasi dan kerja sama super team akan dibangun demi tercapainya visi misi pemerintah daerah kedepan,” harapnya.
Bupati Pasaman Welly Suhery resmi melantik Yudesri sebagai Sekda Pasaman di Aula Lantai 3 Kantor Bupati Pasaman, Selasa (26/7/2025) lalu.
Lebih lanjut, Bupati menekankan peran strategis Sekda dalam membantu kepala daerah menyusun kebijakan, mengoordinasikan perangkat daerah, serta membina aparatur.
Dia juga menyinggung kondisi keuangan daerah yang sedang kritis, sehingga diperlukan inovasi dan kreativitas dalam setiap langkah penyelenggaraan pemerintahan.
Disisi lain, tokoh pembangunan Kabupaten Pasaman Barat, Najjar Lubis, menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat atas dilantiknya Yudesri, S.IP, M.Si sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Pasaman.
Najjar menilai, kehadiran Yudesri sebagai Sekda Pasaman merupakan sebuah kebanggaan, tidak hanya bagi masyarakat Pasaman, tetapi juga bagi Pasaman Barat. Sebab, Yudesri dikenal sebagai birokrat berpengalaman yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Sekda Pasbar.
“Ini suatu kebanggaan bagi kita semua, karena beliau itu pintar, bijak, dan berpengalaman dalam birokrasi. Saya yakin, beliau akan membawa Pasaman ke arah yang lebih baik,” ujar Najjar Lubis.
Menurutnya, perjalanan karier Yudesri yang pernah menduduki jabatan strategis di dua kabupaten sekaligus menunjukkan kapasitas dan kapabilitas yang mumpuni. Hal ini menjadi modal besar dalam menjalankan roda pemerintahan ke depan.
Menurutnya, peran Sekda sangat vital sebagai motor penggerak birokrasi dan penghubung antara pimpinan daerah dengan jajaran ASN. “Beliau sudah terbukti mampu menggerakkan birokrasi dengan baik di Pasbar. Kini, saatnya mengabdi di tanah kelahiran sendiri, Pasaman. Ini momen yang harus kita dukung bersama,” kata Najjar. (ns)
