Home » Bupati Epyardi Asda Ramah Tamah dengan Perantau IKPS dan Masyarakat Paninjauan

Bupati Epyardi Asda Ramah Tamah dengan Perantau IKPS dan Masyarakat Paninjauan

Redaksi
A+A-
Reset

SOLOK, KP – Bupati Solok H. Epyardi Asda bersama Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi menghadiri acara ramah tamah dengan perantau Ikatan Keluarga Paninjauan Solok (IKPS) dan masyarakat nagari Paninjauan, di Gedung Serbaguna SMPN 2 Paninjauan, Senin (24/4).

Ketua IKPS Zalzulifa mengucapkan selamat datang kepada bupati dan kepada seluruh keluarga besar IKPS. Ia menjelaskan, para perantau telah membangun pesantren di Jorong Kacang Tinggi, Nagari Paninjauan dengan kondisi pembangunan saat ini 60 persen. Pesantren itu berfokus pada wirausaha terpadu dan industri kreatif.

“Kami juga membutuhkan dukungan dari Bapak Bupati, Pemerintah Nagari Paninjauan, serta dunsanak semuanya agar pembangunan pesantren dapat berjalan lancar,” katanya.

Sementara, Walinagari Paninjauan Tomi Candra mengatakan, sekitar 300 orang perantau asal Paninjauan pulang kampung pada lebaran tahun ini.

“Masyarakat bersama perantau juga malaksanakan sejumlah kegiatan, seperti kesenian dan kegiatan keagamaan,” sebutnya.

Pada kesempatan yang sama, anggota DPR-RI Athari Gauthi Ardi mengapresiasi semangat dan kepedulian masyarakat Paninjauan bersama perantau terhadap perkembangan dan pembangunan nagari.

“Kami di Komisi V DPR RI telah merevisi Undang-undang nomor 38 Tahun 2004 menjadi Undang Undang nomor 2 tahun 2022 tentang Pembangunan Jalan Daerah. Sehingga, APBN bisa digunakan untuk pembangunan jalan kabupaten atau kota,” ujar Athari.

Bupati Epyardi Asda dalam arahannya bersyukur bisa menghadiri silaturahmi itu sekaligus mendiskusikan tentang pembangunan Pesantren di Jorong Kacang Tinggi. Buapti mengatakan, pembangunan pesantren itu turut dibantu oleh Muhammadiyah pusat dan dikoordinir oleh perantau di Jakarta.

Ditambahkan bupati, anggaran pembangunan di Nagari Paninjauan setiap tahun selalu mengalami peningkatkan.

“Dalam pembangunan, saya menganut prinsip anggaran berbasis kebutuhan rakyat. Setiap anggaran dimaksimalkan untuk pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan rakyat,” papar Epyardi Asda.

Bupati juga memaparkan sejumlah program yang dilakukan Pemkab Solok hingga keberhasilan meraih berbagai macam penghargaan, mulai di sektor kesehatan hingga pelayanan publik.

“Terakhir kita mendapat penghargaan sebagai Visioner Leadership yang merupakan penghargaan tingkat Asia,” ungkap Epyardi Asda.

Turut hadir pada acara tersebut anggota DPRD Kabupaten Solok, para asisten, staf ahli, dan kepala OPD, Camat X Koto Diatas Riswandi Bahaudin, unsur forkopimca, pengurus IKPS, dan tokoh masyarakat Nagari Paninjauan. (wan)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?