Home » Eksplorasi Potensi Lokal: Tim PKM PM Osabe dan PKK Desa Matobe Ubah Batang Sagu Menjadi Briket Biomassa Bernilai Ekonomi

Eksplorasi Potensi Lokal: Tim PKM PM Osabe dan PKK Desa Matobe Ubah Batang Sagu Menjadi Briket Biomassa Bernilai Ekonomi

Redaksi
A+A-
Reset

DESA Matobe, sebuah desa yang terletak di Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, sedang menjadi sorotan berkat inovasi yang dilakukan oleh Tim PKM PM Osabe bekerja sama dengan Kelompok PKK Desa Matobe. Mereka berhasil mengubah batang sagu yang selama ini dianggap limbah menjadi briket biomassa bernilai ekonomi tinggi.

Program Kreativitas Masyarakat ini diketuai oleh Aji Sulaksana (Geografi 2022) dan beranggotakan Valefy Siregar (Geografi 2022), Anissa Tiafan (Geografi 2022), Amartasya Vista (Ekonomi Pembangunan 2021), Dwieke Harryani (Ilmu Kesejahteraan Keluarga 2021), dengan dosen pendamping Lailatur Rahmi, S.Pd.,M.Pd, dosen Departemen Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang (FIS UNP).

Potensi lokal yang sebelumnya kurang dimanfaatkan kini diolah menjadi sumber energi alternatif yang ramah lingkungan. Briket biomassa dari batang sagu ini memiliki beberapa keunggulan, antara lain lebih ekonomis dibandingkan dengan bahan bakar fosil dan mampu mengurangi emisi karbon.

Proses pembuatan briket ini juga relatif sederhana dan bisa dilakukan oleh masyarakat setempat, sehingga memberikan peluang ekonomi baru bagi warga Desa Matobe.

Inovasi ini bermula dari keprihatinan Tim PKM PM Osabe terhadap limbah batang sagu yang menumpuk dan tidak dimanfaatkan. Melalui uji coba, mereka menyatakan bahwa batang sagu, sangat cocok untuk dijadikan bahan bakar alternatif dalam bentuk briket.

Dalam program ini, Tim PKM PM Osabe melibatkan Kelompok PKK Desa Matobe untuk turut serta dalam proses produksi dan distribusi briket biomassa ini.

Keberhasilan ini tidak hanya membawa dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga bagi perekonomian desa. Masyarakat Desa Matobe kini memiliki sumber pendapatan baru dari penjualan briket biomassa, sekaligus berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

Dengan adanya inovasi ini, Desa Matobe diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam memanfaatkan potensi lokal yang ada.

Inisiatif ini juga mendapatkan apresiasi dari desa setempat, yang melihat program ini sebagai langkah strategis dalam pengembangan energi terbarukan dan pengurangan ketergantungan pada bahan bakar fosil. Ke depannya, Tim PKM PM Osabe dan PKK Desa Matobe berencana untuk memperluas produksi briket biomassa ini dan menjajaki kemungkinan pemasaran ke luar daerah.

Dengan adanya eksplorasi potensi lokal seperti ini, diharapkan semakin banyak daerah yang dapat mengembangkan inovasi serupa, sehingga memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan. *

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?