149 Siswa Kurang Mampu di Padang Mulai Belajar di Sekolah Rakyat

Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, berfoto bersama ratusan siswa usai meresmikan Program Sekolah Rakyat tingkat SMP di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BPPKS), Jalan Alai, Kapalo Koto, Pauh, Senin (14/7).

PADANG, KP — Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, secara resmi membuka Program Sekolah Rakyat Menengah Pertama di Kota Padang, Senin (14/7), ditandai dengan penyerahan simbolis paket seragam sekolah kepada perwakilan siswa di Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BPPKS), Kapalo Koto, Pauh.

Program ini merupakan inisiatif Kementerian Sosial RI yang menyasar anak-anak dari keluarga kurang mampu, khususnya yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) desil 1.

“Sesungguhnya anak-anak dari keluarga tidak mampu bagaikan intan berlian yang terkubur dalam lumpur. Angkatlah mereka, maka mereka akan tetap berkilau,” ujar Maigus mengutip pesan eks Mensos RI Bachtiar Hamzah.

Sekolah Rakyat dirancang sebagai sekolah berasrama (boarding school) yang menyediakan fasilitas pendidikan, tempat tinggal, konsumsi, dan kebutuhan dasar lainnya secara gratis. Sebanyak 149 siswa mulai mengikuti kegiatan hari pertama, termasuk Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan masuk asrama.

Maigus menyebut kehadiran Sekolah Rakyat sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mencetak generasi unggul masa depan.

“Jika ingin menemukan intan berlian, kita harus menyelam ke lautan dalam. Untuk menjadi orang sukses, dibutuhkan perjuangan dan keberanian menghadapi tantangan,” tegasnya.

Ia juga mendorong siswa berani menghadapi perubahan, seperti berpisah dari keluarga dan menyesuaikan diri di lingkungan asrama, sebagai langkah awal membangun kebiasaan hidup yang lebih baik.

“Kami berharap Sekolah Rakyat ini menjadi kebanggaan bangsa dan negara. Orang sukses tidak ditentukan oleh siapa orang tuanya atau di mana ia bersekolah, tetapi oleh bagaimana ia mengenali dan membangun dirinya,” tutup Maigus. (*/nda)

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang