Anggota DPR RI dan BGN Sosialisasikan MBG di Canduang Agam

PERWAKILAN dari Badan Gizi Nasional (BGN) saat memberikan materi sosialisasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Sosialisasi di Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam ini digagas oleh Legislator RI, Ade Rezki Pratama, Selasa (10/6).

LUBUK BASUNG, KP – Anggota Komisi IX DPR RI, Ade Rezki Pratama bersama Badan Gizi Nasional (BGN) menggelar sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di daerah Lasi, Kecamatan Canduang, Kabupaten Agam, Selasa (10/6).

Ade Rezki menegaskan program utama dari Presiden Prabowo telah mendapat apresiasi dan penghargaan dari negara lain sebagai upaya pemerintah mewujudkan gizi berkualitas untuk generasi sehat Indonesia.

“Program MBG membawa dampak bermanfaat. Penerima manfaat mulai dari pelajar dan ibu hamil serta menyusui. Hal yang sama sudah dilakukan negara lain seperti Korea, Jepang dan Eropa di saat berstatus negara berkembang,” kata Ade.

Menurut dia khusus di Kecamatan Canduang sosialisasi dilakukan dengan harapan keterlibatan langsung masyarakat selain mendukung MBG.

“Canduang memiliki hamparan sawah dan kebun yang luas, MBG terbuka untuk masyarakat setempat agar bisa ikut serta menjadi mitra baik dari hasil pertaniannya ataupun tenaga kerja di dapur MBG,” katanya.

Ia mengatakan peran serta masyarakat diperlukan untuk suksesnya MBG di seluruh daerah di Indonesia termasuk Sumatera Barat.

“Peran gizi sangat penting untuk kemajuan bangsa. Kami minta juga peran dari tokoh masyarakat dalam menyempurnakan kesehatan dan tingkat ilmu pengetahuan ditambah budi pekerti bagi anak-anak kita sebagai generasi penerus bangsa,” kata Ade.

Dia menambahkan masyarakat tidak perlu khawatir dengan kualitas makanan dari MBG karena diawasi langsung oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Sementara Tenaga Ahli Deputi Bidang Promosi dan Kerja Sama BGN Adib Al Fikry menjelaskan sasaran pemenuhan gizi dari program MBG. “Tujuan utama dari program MBG adalah untuk mengurangi angka malnutrisi dan stunting yang masih menjadi permasalahan serius di Indonesia, khususnya pada kelompok rentan,” katanya.

Kelompok tersebut meliputi balita, anak-anak, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini bertujuan untuk memastikan bahwa kebutuhan gizi harian masyarakat, terutama di kalangan anak-anak dan ibu, dapat tercukupi dengan baik sesuai dengan standar Angka Kecukupan Gizi (AKG).

Menurut dia, program MBG juga bertujuan untuk meningkatkan prestasi belajar siswa melalui penyediaan makanan bergizi di sekolah.

“Menyediakan makanan sehat di sekolah diharapkan dapat mendukung konsentrasi siswa dan meningkatkan partisipasi mereka dalam kegiatan belajar,m yang pada gilirannya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia,” kata Adib.

Penting juga untuk dicatat, katanya, bahwa program MBG juga dirancang untuk menggerakkan ekonomi lokal dengan melibatkan UMKM, petani, dan nelayan dalam rantai pasokannya. (ant)

 

 

Related posts

Atasi Sedimentasi Pascabencana, Padang Dorong Keterlibatan Swasta Lewat Izin Tambang

Festival Literasi Padang 2026, Fadly Amran Dorong Perpustakaan Jadi Pusat Kreativitas

Jelang Idul Adha, Pemko Padang Siapkan Pemeriksaan 64 Kandang