TANAH DATAR, KP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanah Datar berhasil menurunkan angka prevalensi stunting dari 21,5 persen pada 2021 menjadi 18,9 persen pada 2022.
Bupati Tanah Datar, Eka Putra, menyampaikan prestasi ini pada acara Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tahun 2023, di aula kantor bupati Pagaruyung, Selasa (5/12).
Eka Putra mengapresiasi upaya Pemda Tanah Datar yang mampu menurunkan angka prevalensi stunting sebesar 2,6 persen. Meskipun meraih pencapaian baik, Bupati menegaskan bahwa tantangan ke depan masih besar, terutama dalam mencapai angka 14 persen yang ditetapkan pemerintah pusat pada tahun 2024.
Untuk itu, diperlukan kerja keras dan kerjasama Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) bersama pemerintah nagari, kecamatan, dan petugas terkait lainnya.
Eka Putra juga mengajak seluruh perangkat daerah untuk ikut mengintervensi penurunan dan pencegahan stunting sesuai dengan Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2023.
Sementara itu Ketua TPPS Kabupaten Tanah Datar, Richi Aprian, menyampaikan bahwa tim telah turun langsung ke lapangan sejak Agustus 2023 sebagai upaya percepatan penurunan stunting.
Kunjungan lapangan dilakukan di empat lokasi audit dengan kasus stunting, yakni di Kecamatan Lima Kaum, Batipuh Selatan, Salimpaung, Lubuak Jantan, Tapi Selo, dan Batu Bulek.
Richi Aprian, yang juga Wakil Bupati, menyampaikan terima kasih atas kerja keras dan kerjasama TPPS serta menyadari bahwa tugas ke depan tetap berat.
Ia berharap agar tidak ada pemainan dalam anggaran kegiatan ini, seperti yang terjadi di beberapa daerah di mana harga makanan yang semestinya Rp18 ribu diberikan dengan harga Rp8 ribu.
Di tempat yang sama Perwakilan BKKBN Sumbar, Ramiati, menyampaikan apresiasi atas keseriusan Pemkab Tanah Datar dalam menurunkan angka stunting.
Ia berharap kegiatan ini akan melahirkan inovasi dan gagasan yang baik untuk penanganan stunting di daerah tersebut.
Sedangkan, Kepala Dinas PMDPPKB Tanah Datar, Abdurrahman Hadi, melaporkan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 275 peserta dengan tujuan meningkatkan komitmen untuk berperan aktif dalam mengintervensi kasus stunting di Tanah Datar. (nas)
