Banjir Rob Terjang Dua Nagari di Padang Pariaman

Petugas BPBD Padang Pariaman membuka aliran banjir rob.

PADANG PARIAMAN, KP – Banjir rob menerjang dua nagari di Kabupaten Padang Pariaman, menyebabkan puluhan rumah terendam dan merusak fasilitas umum, Rabu pagi (29/5).

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Padang Pariaman mencatata, banjir rob melanda Korong Sungai Limau dan Sungai Paku di Nagari Kuranji Hilia, Kecamatan Sungai Limau, serta Korong Pasie Baru di Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau.

Di Sungai Paku, 30 unit rumah, 1 unit SD, 1 unit masjid, dan 4 kolam ikan terendam, sementara 1 rumah mengalami kerusakan ringan. Banjir di Pasie Baru merendam 29 unit rumah, 2 unit sekolah (SD dan SMP), 1 masjid, 1 TPI, 1 kantor koperasi, dan 1 unit perkantoran.

Banjir rob yang merusak pesisir pantai dan merendam rumah warga serta fasilitas umum ini disebabkan oleh curah hujan ekstrem di laut yang menyebabkan gelombang pasang di bibir pantai. Ketinggian air banjir mencapai 30-100 cm.

Farida (54 tahun), salah satu warga Korong Sungai Limau, Kenagarian Kuranji Hilir, menyebutkan banjir rob terjadi sekitar pukul 06.30 WIB.

“Rumah saya dari bibir pantai berjarak sekitar 50 meter. Pagi-pagi ombak mulai membesar dan menggenangi rumah saya,” katanya.

Menurutnya, air pasang laut tidak seperti biasanya.

“Biasanya kalau pasang naik pagi-pagi sekitar pukul 05.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 08.00 WIB. Namun, pasang kali ini sangat luar biasa hingga merendam pemukiman warga,” ujarnya.

Sementara, Kapolsek Sungai Limau Iptu AKP Diki Satria menyebut, banjir rob terjadi akibat pasang tinggi sekitar pukul 06.30 WIB. Banjir menggenangi 30 unit rumah warga dan 1 sekolah.

Ia mengimbau warga yang bermukim di sepanjang pesisir pantai Kecamatan Sungai Limau untuk mengungsi guna menghindari dampak banjir rob hingga pasang surut dan kembali normal.

“Saat banjir, kami mengerahkan seluruh petugas untuk membantu warga mengevakuasi barang-barang mereka. Alhamdulillah, tidak ada korban jiwa, tapi banyak barang elektronik, kendaraan, dan pakaian warga yang terendam,” tambah Diki.

Satgas TRC PB BPBD setempat telah melakukan assessment dan pendataan ke lokasi kejadian serta membantu proses pembuangan air banjir rob ke laut. Banjir surut sekitar pukul 12.30 WIB dan aktivitas warga sudah mulai normal.

Menurut laporan yang dihimpun BPBD, 68 KK di Sungai Paku dan 45 KK di Pasie Baru terdampak banjir rob ini. Kerugian materiil ditaksir mencapai Rp30.900.000 di Sungai Paku dan Rp26.900.000 di Pasie Baru. Pemerintah kecamatan dan nagari bersama masyarakat setempat telah berkoordinasi untuk memenuhi kebutuhan mendesak, seperti pemasangan batu grip pemecah ombak. (wrm)

Related posts

Pertuni Sampaikan Aspirasi, Pemko Padang Perkuat Layanan Disabilitas

Wawako Padang Ikut Tanam Pohon di Raker APEKSI Banda Aceh

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah