Bappeda Kota Solok Gelar FGD Penyusunan RPJMD dan Renstra 2025-2029  

Bappeda Kota Solok menggelar Focus Group Discussion penyusunan RPJMD dan Renstra 2025-2029, di Akmal Room Bappeda Kota Solok selama empat hari, Senin hingga Kamis (20-23/1).

SOLOK, KP – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Solok menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah 2025-2029. Kegiatan berlangsung di Akmal Room Bappeda Kota Solok selama empat hari, Senin hingga Kamis (20-23/1).

FGD ini bertujuan menjabarkan visi, misi, dan program prioritas Kepala Daerah (KDH) terpilih, Ramadhani Kirana Putra, yang hadir bersama Sekretaris Daerah, Asisten I, II, III, staf ahli, dan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) se-Kota Solok.

Kepala Bappeda Kota Solok, Desmon menjelaskan, FGD ini merupakan langkah awal untuk merumuskan strategi pencapaian visi Kota Solok 2025-2029, yaitu ‘Penguatan Fondasi Transformasi Menuju Solok Kota Madani’. Visi tersebut dijabarkan ke dalam delapan misi dan sejumlah program prioritas.

“Kami berharap masukan dari seluruh pihak dapat memperkaya dokumen perencanaan, seperti RPJMD, Renstra, RKPD, serta program seratus hari pertama kepala daerah terpilih,” ujarnya.

Sementara, Wakil Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra yang merupakan Wali Kota Solok terpilih hasil pilkada 2024 dalam sambutannya saat membuka FGD, menekankan pentingnya sinergi antar-OPD untuk mewujudkan pembangunan Kota Solok yang berkelanjutan.

Diskusi dalam FGC itu, dibagi menjadi lima tema besar, yakni transformasi sosial untuk masyarakat sehat, cerdas, kreatif, dan tangguh, transformasi ekonomi menuju perekonomian kota yang maju dan inklusif, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang berkualitas, ketahanan adat, agama, dan budaya menuju kota madani, serta pengelolaan lingkungan dan infrastruktur kota yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Hari pertama FGD membahas tema transformasi sosial dengan pemaparan dari Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, dan Kepala Dinas Sosial. Diskusi berlangsung interaktif, dipandu langsung oleh Kepala Bappeda. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan Kota Solok yang lebih maju dan berdaya saing di masa depan. (van)

Related posts

Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Membuahkan Hasil

Jangan Tertipu! Ini Ciri Hewan Kurban Tidak Sehat yang Harus Diwaspadai

Ratusan JCH Padang Diberangkatkan, Pesan Wali Kota Jadi Perhatian