TANAH DATAR, KP — Bupati Tanah Datar Eka Putra terus mendorong terwujudnya masyarakat melek digital sebagai bagian dari strategi menekan angka pengangguran dan mendorong pertumbuhan Ekonomi Kreatif (Ekraf) di daerahnya.
Pernyataan tersebut disampaikan Bupati Eka Putra, usai menghadiri gala dinner bersama Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya dan para konten kreator, di atas Kapal Phinisi Anjungan Pantai Losari, Makassar, Selasa malam (23/4).
“Hubungan antara Ekraf dan masyarakat digital sangat erat. Digitalisasi memungkinkan pelaku ekonomi kreatif menjangkau pasar lebih luas, mempromosikan produk secara efektif, serta meningkatkan efisiensi. Kita akan dorong masyarakat digital di Tanah Datar untuk mewujudkan potensi ini,” kata Eka Putra.
Ia menjelaskan, digitalisasi akan melahirkan program Tanah Datar Creative Hub sebagai wadah inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan peningkatan produktivitas di sektor ekonomi kreatif.
“Program ini akan kita sinkronkan dengan kebijakan Kementerian Ekraf. Tentu butuh dukungan semua pihak agar masyarakat benar-benar siap menghadapi era digital,” ujarnya.
Sementara, Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekraf, Teuku Riefky Harsya menyebut, Ekonomi Kreatif adalah mesin pertumbuhan ekonomi baru nasional, yang akan dimulai dari penguatan potensi di daerah.
Menurutnya, Kemenparekraf mengembangkan delapan pilar utama yang disebut Asta Ekraf, yaitu Ekraf Data, Ekraf Bijak, Talenta Ekraf, Infrastruktur Ekraf, Ekraf Kaya, Dana Ekraf, Pasar Ekraf, dan Sinergi Ekraf.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi hexahelix (pemerintah, akademisi, pelaku usaha, komunitas, media, dan investor) dalam pengembangan sektor ekonomi kreatif, termasuk pembentukan kelembagaan Ekraf daerah, penguatan data dan konten kreator, hingga pengembangan desa kreatif dan talenta berbasis potensi lokal, seperti kawasan food estate. (yon)
