LAMPUNG, KP – Program Studi Teknik Geologi, Fakultas Teknologi Industri, Institut Teknologi Sumatera (Itera) Lampung menggelar kuliah umum yang menghadirkan narasumber Bupati Pasaman, Sabar AS, Senin (26/2).
Dalam pemaparannya, Bupati Sabar menyampaikan tentang Geopark Equator Pasaman sebagai kekayaan geologi yang dimiliki oleh Kabupaten Pasaman.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sabar bersama Rektor Itera Prof. Dr. I Nyoman Pugeg Aryantha, juga melakukan penandatanganan nota kesepahaman bersama (MoU) antara Itera dan Pemkab Pasaman.
Dalam sambutannya, Rektor I Nyoman Pugeg Aryantha berharap keunikan geologi Pasaman dapat menjadi sumber pengetahuan dan bahan penelitian yang berguna bagi para dosen dan mahasiswa. Rektor juga menekankan agar mahasiswa turut menjadi agen perubahan dalam upaya meningkatkan pembangunan di Sumatera.
Sementara, Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI) Itera, Hadi Teguh Yudistira menyambut baik kerjasama antara Itera dan Pemkab Pasaman. Ia berharap kolaborasi itu dapat memotivasi program studi lain di Itera untuk ikut serta dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi sesuai bidang keilmuan di Kabupaten Pasaman.
Di hadapan ratusan mahasiswa, Bupati Sabar AS menjelaskan secara rinci tentang potensi dan keunikan Kabupaten Pasaman, khususnya di sektor geologi. Menurutnya, Pasaman yang terletak di lintasan khatulistiwa dan patahan Sumatera menawarkan banyak fenomena alam yang menarik untuk dipelajari dan diteliti.
Pada bagian lain, Bupati Sabar berharap penandatanganan MoU antara Itera dan Pemkab Pasaman dapat menjadi langkah awal yang kokoh dalam mempererat hubungan kedua pihak. Ia juga berharap agar Pasaman dapat menjadi kabupaten binaan bagi Itera, sehingga kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian pada masyarakat dapat terjalin semakin erat. (mas)