Bupati Solok Minta Operasi Tambang Ditutup Sementara

Bupati Solok, Epyardi Asda, bersama rombongan Solok Super Team (SST), melakukan pengecekan langsung di lokasi tambang galian C yang mengganggu akses jalan nasional di Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Selasa (23/4).

SOLOK, KP – Bupati Solok, Epyardi Asda, bersama rombongan Solok Super Team (SST), melakukan pengecekan langsung di lokasi tambang galian C yang mengganggu akses jalan nasional di Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Selasa (23/4).

Dalam kunjungannya, Epyardi secara langsung memeriksa lokasi tambang dan menemukan fakta bahwa aliran air dari area tambang tidak tertata dengan baik, sehingga mengakibatkan rembesan air ke jalan nasional. Selain itu, ia juga menemukan keberadaan tambang rakyat di sekitar lokasi tersebut.

Meskipun perbaikan jalan nasional merupakan tanggung jawab pemerintah pusat, Epyardi merasa perlu untuk bertindak demi kesejahteraan masyarakat. Sebagai langkah awal, berdasarkan rekomendasi kementerian terkait, ia meminta agar operasi tambang ditutup sementara hingga ada kesepakatan bersama dalam menangani masalah tersebut.

Dalam penyelesaian masalah ini, Bupati Solok menekankan pentingnya kehati-hatian dan kolaborasi semua pihak terkait. Ia berkomitmen untuk mengundang semua pihak, termasuk pelaku usaha tambang, warga, dinas provinsi, dan perwakilan kementerian, untuk duduk bersama mencari solusi yang terbaik.

Epyardi juga meminta maaf kepada masyarakat atas gangguan yang terjadi pada akses jalan nasional, meskipun kewenangan langsung perbaikan jalan nasional berada di tingkat pusat. Ia menegaskan bahwa sebagai pemimpin daerah, ia memiliki tanggung jawab untuk memastikan kesejahteraan dan keamanan masyarakat.

Terkait izin tambang, Bupati Solok menjelaskan bahwa izin rekomendasi lingkungan untuk salah satu perusahaan tambang dikeluarkan pada masa sebelumnya. Namun, sejak tahun 2019, kewenangan perizinan tambang telah beralih ke tingkat provinsi dan pusat.

Dengan demikian, Bupati Solok menegaskan bahwa ia akan bekerja sama dengan semua pihak terkait untuk menyelesaikan masalah ini secara adil dan transparan, demi kepentingan masyarakat dan pembangunan yang berkelanjutan di daerah tersebut. (bus)

Related posts

Hari Kelima, Dua Pelajar SD Tenggelam di Pantai Ujung Karang Masih Dicari

Digerebek Warga, Sepasang Kekasih Diamankan Satpol PP di Parupuk Tabing

312 Mahasiswa UNES Diterjunkan Verifikasi Padang Rancak Award