TANAH DATAR, KP – Bupati Tanah Datar, Eka Putra, bersama dengan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Febrina TSP melakukan peninjauan terhadap lahan rencana untuk relokasi warga yang terdampak banjir bandang dan longsor di Ladang Laweh Nagari Rambatan.
Bupati Eka Putra menjelaskan bahwa peninjauan kali ini bertujuan untuk memastikan lahan rencana untuk relokasi warga terdampak bencana.
Pada kunjungan sebelumnya, lokasi potensial telah diidentifikasi dan dilaporkan kepada Gubernur. Sekarang, pemerintah provinsi mengirimkan Kadis Pertanian Provinsi untuk menentukan titik yang cocok untuk pembangunan rumah.
“Lokasi ini akan digunakan untuk membangun 150 rumah bagi pengungsi, dengan luas lahan sekitar 3 hektar. Kami hadir untuk menemukan titik yang tepat untuk pembangunan rumah bagi pengungsi. Pemerintah provinsi telah menyetujui hibah lahan ini, dan saat ini sedang dalam proses administrasi,” jelas Bupati Eka Putra, kemarin.
Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa pembangunan rumah bagi pengungsi akan segera dilakukan setelah proses administrasi selesai.
“Hari ini kami hadir untuk memastikan bahwa kepemilikan lahan ini jelas, dengan kehadiran Badan Pertanahan Nasional (BPN). Setelah proses hibah selesai, rumah-rumah akan segera dibangun,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumbar, Febrina TSP mengatakan, pemerintah provinsi sangat berkomitmen untuk membantu masyarakat yang terkena musibah.
“Kami mencari berbagai alternatif tempat relokasi, termasuk lahan Hak Guna Usaha (HGU). Kami juga mempertimbangkan bagaimana para pengungsi dapat tetap beraktivitas pertanian, dengan memberikan bantuan benih dan memastikan mereka bisa kembali berkebun,” jelas Febrina.
Febrina juga menjelaskan bahwa lahan yang akan dihibahkan untuk relokasi akan dilengkapi dengan jalan seluas 8 meter sepanjang lahan. (nas)