EMT Padang Panjang Layani Korban Banjir Pessel di Tiga Lokasi

Petugas Emergency Medical Team (EMT) Kota Padang Panjang saat turun membantu korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel).

PESISIR SELATAN, KP – Emergency Medical Team (EMT) Kota Padang Panjang yang turun membantu korban banjir bandang dan longsor di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) sejak 15 Maret lalu, telah selesai melaksanakan tugasnya dan kembali ke Padang Panjang.

“Selama di Pessel, tim membuka tiga pos pelayanan kesehatan di lokasi berbeda,” kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Padang Panjang Faizah, Rabu (20/3).

Ia menjelaskan, pos pelayanan itu di antaranya di Jorong Lubuak Sariak yang didirikan Sabtu (16/3) dengan menggunakan tenda. Jumlah pasien yang dilayani sebanyak 94 orang dengan kasus terbanyak adalah infeksi saluran pernafasan akut (ISPA)), dermatitis, dan hipertensi. Pelayanan juga dihadiri tim kesehatan dari Puskesmas Koto Baru, wali jorong, dan Dinkes Pessel.

“Di lokasi itu, EMT menyalurkan donasi yang diberikan seluruh tenaga kesehatan di lingkungan Dinkes Padang Panjang berupa pakaian layak pakai, susu bayi dan balita, popok, pembalut dan peralatan mandi serta uang sejumlah Rp5.000.000,” kata Faizah.

Pada hari kedua bertugas, tim mendirikan posko pelayanan kesehatan di Jorong Pasia Laweh, tepatnya di Puskesmas Pembantu (Pustu) Pasie Laweh dengan menggunakan tenda.

“Sebanyak 31 pasien kita layani dengan kasus terbanyak ISPA, dermatitis kronis, scabies, hipertensi,” sebutnya.

Hari berikutnya, EMT kembali mendirikan posko di Jorong Pasia Laweh, namun di lokasi berbeda. Tenda pelayanan didirikan di depan Musala Pasie Laweh. Mereka melayani 38 pasien dengan kasus yang sama dengan sebelumnya.

“Selain bersama kolega tim medis dari Koto Baru dan Pessel, juga ada tim dari Pusat Krisis Provinsi Sumatera Barat dan Tim Pusat Krisis Kementerian Kesehatan RI,” ungkapnya.

Faizah menambahkan, di setiap posko yang didirikan, EMT menyalurkan donasi dalam bentuk barang dan uang dari keluarga besar Dinkes Padang Panjang. “Kita berharap kegiatan EMT ini bisa membantu meringankan dampak bencana terhadap kesehatan yang dirasakan warga setempat,” ujarnya. (sup)

Related posts

500 Personel Uji Kesiapsiagaan Bencana dalam Latihan Gabungan di Padang

Pemko Padang Siapkan Pembinaan Berjenjang Lahirkan Kafilah Mandiri

PLN Tinjau Listrik Desa di Kuranji, Pastikan Pemerataan Akses