PADANG, KP – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memastikan ketersediaan listrik dan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di berbagai daerah pada periode Natal dan Tahun Baru 2024 (Nataru) aman untuk masyarakat.
Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana, Jumat (29/12), meninjau kesiapan kelistrikan Sumbar dan sekitarnya pada unit Distribution Control Center (DCC), UP2D, PLN Unit Induk Wilayah Sumbar yang dilanjutkan dengan pemantauan penyediaan BBM di Integrated Terminal BBM Teluk Kabung dan beberapa SPBU yang ada di jalur utama Padang-Bukittinggi.
Dalam kunjungannya ke DCC UP2D, Dadan menyampaikan apresiasi atas persiapan dan antisipasi yang dilakukan oleh tim PLN UIW Sumatera Barat dalam menjaga ketersediaan pasokan jelang Tahun Baru ini.
“Saya sampaikan apresiasi atas persiapan dan antisipasinya. Waktu kritis ini jangan sampai ada gangguan yang dapat mempengaruhi aktivitas, harus terus menjaga kualitas ketersediaan listriknya,” pesan Dadan di depan para pegawai PLN UIW Sumbar yang bertugas.
Ia juga berpesan bahwa faktor keselamatan harus tetap menjadi perhatian utama saat memberikan pelayanan menuju pergantian tahun.
“Saya tidak akan bosan mengingatkan agar dalam melayani terus mengutamakan safety, sehingga angka fatality dapat terus ditekan,” ungkap Dadan.
Sementara, General Manager PLN UIW Sumbar Eric Rossi Priyo Nugroho mengatakan, PLN telah menyiapkan Masa Siaga Natal dan Tahun Baru 2024 mulai 15 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024. Selama masa tersebut, semua kegiatan pemeliharaan yang bersifat padam penyulang ditiadakan dan memaksimalkan tim PDKB di semua unit.
Ia menuturkan, realisasi beban puncak Sumbar pada Natal 25 Desember 2023 sebesar 571 MW, Cadangan Operasi 103 MW, dan kondisi kelistrikan berada pada kondisi Normal. Sementara, untuk prediksi beban puncak Tahun Baru 1 Januari 2024 sebesar 594,6 MW, Cadangan Operasi 224,5MW.
“Kami juga telah menetapkan lokasi prioritas VVIP selama masa Siaga di PLN UIW Sumbar berjumlah 49 lokasi. Terdiri dari gereja, kantor pemda, kantor TNI/POLRI, rumah sakit, dan dinas terkait lainnya,” ungkapnya.
Selanjutnya, dalam kunjungannya memantau kesiapan Integrated Terminal BBM Teluk Kabung, pasokan BBM dilaporkan aman dengan coverage day masing-masing bahan bakar Pertalite (14,5 hari), Pertamax (58,6 hari), Pertamax Turbo (147 hari), Solar (44,8 hari), Avtur (35 hari) dan LPG (6,4 hari).
Executive General Manager Pertamina Regional Sumbagut Freddy Anwar menyampaikan, pihaknya akan terus melakukan pemantauan dan menyediakan antisipasi khusus jelang Tahun Baru, salah satunya dengan menyediakan 16 titik kantong SPBU di daerah rawan kemacetan di Sumbar.
“Kami akan terus memastikan listrik dan BBM yang cukup, juga mitigasi kegunungapian dan gerakan tanah yang terjadi di wilayah Sumbar, sehingga masyarakat dapat melakukan aktivitas dan melewati pergantian tahun dengan baik,” tutup Dadan. Direncanakan, pada hari yang sama, Sekjen Kementerian ESDM juga akan melakukan peninjauan ke Pos Pengamatan Gunung Marapi di Bukittinggi dan beberapa titik SPBU untuk meninjau kesiapan jelang Tahun Baru 2024. (mas)