Jembatan Kembar Silaing Direkomendasikan untuk Dirobohkan, Skema Perbaikan Masih Digodok

Jembatan Kembar Margayasa Padang Panjang yang tergerus arus Sungai Batang Anai di Silaiang Bawah.

PADANG PANJANG, KP — Jembatan Kembar Margayasa Silaing di jalur utama Padang Panjang-Padang direkomendasikan untuk dirobohkan total usai mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir bandang dan longsor pada 27 November lalu.

Meski rekomendasi penghancuran sudah muncul, Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) masih melakukan pembahasan mendalam terkait teknis dan bentuk pembangunan ulangnya.

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, mengonfirmasi bahwa dampak bencana terhadap struktur jembatan di jalan nasional tersebut sangat signifikan. Pemerintah telah menyepakati langkah perbaikan besar-besaran, namun keputusan akhir mengenai desain dan posisi jembatan baru masih menunggu hasil pembicaraan teknis.

“Petunjuk terakhir memang diminta untuk diruntuhkan. Namun, di mana posisi tepatnya dan bagaimana bentuknya nanti, itu yang masih terus kita bicarakan dengan pihak terkait,” ujar Hendri Arnis dalam keterangan resminya, Selasa (23/12).

Di sisi lain, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat saat ini tengah melakukan inspeksi komprehensif terhadap seluruh komponen jembatan, mulai dari pondasi, pilar, hingga stabilitas tanah di sekitar lokasi. Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, menjelaskan bahwa evaluasi awal menunjukkan tidak ada penurunan struktur, namun terjadi penggerusan parah pada bagian oprit dan pilar jembatan.

“Perlu proteksi segera terhadap pilar yang tergerus arus. Saat ini tim juga menilai stabilitas tanah di sekitar abutmen untuk memastikan tidak ada pergeseran yang membahayakan,” jelas Elsa.

Guna menjaga kelancaran arus lalu lintas sekaligus mendukung proses inspeksi, jembatan kini dioperasikan dengan skema terbatas. Sisi A jembatan tetap dibuka untuk kendaraan, sementara sisi B ditutup total sementara waktu untuk keperluan pengamanan struktur dan pemeriksaan teknis lebih lanjut. (mas)

Related posts

DPKH Sumbar Dorong Legalitas Usaha, Ratusan Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi Perizinan Gratis

500 Kepala Sekolah di Padang Ikuti Pelatihan AI  

Japan Career Center Hadir di UNP, Buka Peluang Kerja ke Jepang bagi Lulusan