Kapolda Sumbar Tinjau Kesiapan Layanan Gizi MBG di Pesisir Selatan

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Gatot Trisuryanta, meninjau langsung kesiapan Mitra Penyedia Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Padang Tae Ken, Amping Parak, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, Sabtu (23/8).

PESISIR SELATAN, KP — Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Pol Gatot Trisuryanta, meninjau langsung kesiapan Mitra Penyedia Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Padang Tae Ken, Amping Parak, Kecamatan Sutera, Sabtu (23/8).

Peninjauan yang dimulai pukul 17.00 WIB ini bertujuan memastikan kesiapan operasional layanan MBG yang ditujukan bagi ribuan penerima manfaat di wilayah Kecamatan Sutera dan sekitarnya.

Bangunan yang ditinjau merupakan milik M. Darda dan akan difungsikan sebagai pusat pelayanan gizi oleh Yayasan Kemala Bhayangkari. Kapolda dan rombongan disambut oleh tokoh masyarakat serta pengelola setempat.

Turut mendampingi Kapolda, antara lain Karo SDM Polda Sumbar Kombes Pol Riyadi Nugroho, Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Koors Spripim Polda Sumbar AKBP Adirawa Permana Anggawisastra, Kapolres Pesisir Selatan AKBP Derry Indra, serta Kapolsek Sutera Iptu M. Manik dan jajaran PJU Polres Pesisir Selatan.

Kegiatan ini juga dihadiri SPPI Kecamatan Sutera, Haikal, yang merupakan adik kandung pemilik bangunan. Kehadirannya menunjukkan dukungan generasi muda terhadap implementasi program pemenuhan gizi masyarakat.

Dalam sambutannya, Kapolda menegaskan bahwa program MBG merupakan bentuk kontribusi Polri dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di bidang gizi. “Kami ingin memastikan program ini berjalan baik, tepat sasaran, dan siap diluncurkan sesuai jadwal,” ujarnya.

Program MBG di Kecamatan Sutera direncanakan mulai beroperasi pada awal September, dengan jumlah penerima manfaat sekitar 3.404 orang dari kalangan kurang mampu dan kelompok rentan.

Kapolsek Sutera, Iptu M. Manik, menyatakan pihaknya siap mengawal proses pelaksanaan program hingga berjalan sesuai harapan.

Kegiatan ditutup dengan diskusi antara jajaran pejabat dan mitra penyedia layanan MBG untuk memperkuat koordinasi teknis. Program ini diharapkan menjadi percontohan pelayanan gizi berbasis kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan institusi Polri di Sumbar. (don)

 

Related posts

Pos Ojek dan Lapak PKL di Khatib Sulaiman Dibongkar, Sempat Diwarnai Penolakan

Sekretaris Komisi III DPRD Sumbar Soroti Rp5 Miliar TKD untuk Asrama SMAN 1 Bukittinggi

DPRD Sumbar Bersama Tim Ahli Mulai Kaji RUU Daerah Istimewa Minangkabau