PADANG, KP – Perusahaan Umum Daerah Padang Sejahtera Mandiri (PSM) pada Desember 2023 mendatang bakal menyediakan Kartu Brizzi Trans Padang pada setiap unit Bus Trans Padang untuk penyebaran lebih luas pembayaran ongkos Bus Trans Padang tersebut.
Hal itu dikatakan Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Padang Sejahtera Mandiri (PSM) Rico Rahmadian Albert kepada KORAN PADANG, baru – baru ini.
Selama ini, Kartu Brizzi tersebut didapat hanya pada beberapa halte Bus Trans Padang saja seperti di Halte Imam Bonjol, Halte Pasar Bandar Buat dan Halte By Pass.
“Kini kami menyediakan pada setiap Bus Trans Padang, sehingga mudah didapatkan oleh warga kota maupun warga luar kota yang berkunjung ke Kota Padang,” ujarnya.
Pembayaran ongkos Bus Trans Padang tersebut juga bisa dengan Go Pay, E- Wallet dan Qris.
Dijelaskannya, rencana program tersedianya Kartu Brizzi itu sejalan dengan launching beroperasinya Bus Trans Padang pada koridor II dan koridor III pada Minggu I Desember 2023 mendatang.
Koridor II dengan jalur Bungus hingga Halte Imam Bonjol dan koridor III jalur Rumah Sakit Siti Rahma – Siteba hingga Imam Bonjol.
“Pada minggu pertama Desember 2023 dioperasikan serentak Bus Trans Padang tersebut pada II dan III koridor sekaligus. Dengan demikian tuntas semua koridor Bus Trans Padang semuanya pada tahun 2023 ini,” ujar Rico.
Pada koridor II terdapat 12 unit armada Bus Trans Padang. Lalu, koridor III terdapat 10 unit armada Bus Trans Padang.
Jam operasi dan ongkos pada koridor II dan III ini tetap sama dengan aturan sebelumnya. Jam operasi itu dari pukul 06.00 pagi hingga 19.00 WIB. Selanjutnya ongkos Rp3.500 untuk umum dan Rp1500 untuk anak sekolah.
Saat ini terdapat 52 unit Bus Trans Padang beroperasi pada 4 koridor. Namun, bila minggu I Desember sudah beroperasi sebanyak 22 unit lagi, maka totalnya terdapat 77 unit Bus Trans Padang yang bakal beroperasi.
Ditambah Rico, bila dibandingkan jumlah armada Bus Trans Padang yang ada nantinya sebanyak 77 unit dengan kebutuhan masyarakat sebenarnya masih punya potensi untuk ditambah.
“Pengadaan Bus Trans Padang sesuai dengan aturan lama yang dikonversikan 3 angkot menjadi 1 unit Bus Trans Padang dengan sistem pengadaan yang diatur oleh Dinas Pethubungan Kota Padang,” imbuh Rico. (eka)