Karung Lumpur Diangkut, Omset Pedagang Kembali Stabil

Kondisi bersih setelah karung lumpur di angkut petugas kebersihan dari Pemko Padang.

PADANG, KP – Ratusan karung lumpur hasil pengerukan saluran drainase di depan Pasar Lubuk Buaya, Padang, akhirnya diangkut oleh petugas kebersihan Pemko Padang, Selasa (25/6).

Hal itu dilakukan setelah adanya keluhan dari para pedagang, salah satunya Ujang Turki, seorang pedagang Sate di sekitar lokasi tersebut.

Menurut Ujang, pengangkutan karung-karung lumpur yang menimbulkan bau tak sedap tersebut telah membawa kelegaan bagi para pedagang di kawasan itu.

“Kami sangat berterima kasih atas tanggapan cepat dari Pemko Padang. Penjualan kami kembali meningkat sejak bau dari tumpukan karung lumpur hilang,” ungkap Ujang pada KORAN PADANG, Jumat malam (28/6).

Beberapa pedagang lain di Pasar Lubuk Buaya juga menyatakan hal serupa, bahwa langkah ini tidak hanya memulihkan kenyamanan berbelanja tetapi juga membantu mereka memulihkan pendapatan yang sempat menurun drastis akibat masalah tersebut.

Mereka berharap agar Pemko Padang terus memperhatikan kebersihan dan pengelolaan limbah di area pasar agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sebelumnya diberitakan KORAN PADANG, Sabtu malam (22/6) ratusan karung lumpur hasil pengerukan saluran drainase di depan Pasar Lubuk Buaya, Padang, dibiarkan menumpuk selama dua minggu terakhir. Tumpukan ini telah menyebabkan keluhan dari para pedagang di sekitar lokasi, karena omset penjualannya menurun, karena karung-karung tersebut menimbulkan bau tak sedap. (opg)

Related posts

Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Membuahkan Hasil

Jangan Tertipu! Ini Ciri Hewan Kurban Tidak Sehat yang Harus Diwaspadai

Ratusan JCH Padang Diberangkatkan, Pesan Wali Kota Jadi Perhatian