Ketua DPRD H. Syaiful Efendi: Apa yang Terlihat Hari Ini adalah Upaya Maksimal Pemko Bukittinggi

DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi gelar rapat paripurna dalam memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke-240, di Balai Sidang Bung Hatta, Minggu (22/12).

BUKITTINGGI – DEWAN Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bukittinggi menggelar rapat paripurna dalam memperingati Hari Jadi Kota (HJK) Bukittinggi ke-240 di Balai Sidang Bung Hatta, Minggu (22/12).

Ketua DPRD Bukittinggi, Syaiful Efendi, menyampaikan bahwa peringatan HJK ke-240 ini merupakan waktu yang tepat untuk merefleksikan berbagai aspek pembangunan yang telah dicapai. “Apa yang terlihat dengan Bukittinggi hari ini merupakan upaya maksimal yang dilakukan Pemko Bukittinggi, didukung oleh pemerintahan yang kuat serta sinergi antara Pemko, DPRD, dan masyarakat,” ungkap Syaiful.

Lebih lanjut, Syaiful menekankan pentingnya terus mengembangkan inovasi untuk kemajuan kota di masa depan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemko Bukittinggi atas prestasi dan penghargaan yang diraih, baik di tingkat provinsi maupun nasional, di berbagai bidang pemerintahan, ekonomi, sosial budaya, dan kepegawaian.

Pilkada Serentak 2024 yang baru saja dilaksanakan juga menjadi perhatian dalam rapat ini. Syaiful Efendi mengucapkan terimakasih kepada masyarakat dan semua pihak terkait, termasuk KPU, Bawaslu, dan petugas keamanan, yang telah memastikan Pilkada berjalan aman, damai, dan kondusif. “Kami mengucapkan selamat kepada Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis atas kemenangan mereka, serta terima kasih kepada Erman Safar dan Marfendi atas dedikasinya,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Bukittinggi, Beny Yusrial, dalam kesempatan yang sama membacakan kronologis penetapan tanggal 22 Desember sebagai Hari Jadi Kota Bukittinggi. Penetapan HJK bertujuan untuk mengetahui landasan historis kehidupan suatu kota.

Pencarian HJK Bukittinggi, berkembang dari keinginan pemerintah dan masyarakat, untuk merujuk pada umur kota yang lebih tua, sesuai kenyataan fisik kota maupun keberadaan masyarakat. Pemko telah membentuk panitia HJK dengan mengadakan pertemuan dengan tokoh masyarakat dan seminar yang melibatkan ahli sejarah.

Dari hasil seminar itu, penetapan HJK, harus mengandung nilai integratif, nilai inspiratif, nilai aspiratif, nilai patriotisme dan nasionalisme. Dalam seminar tersebut disepakati bahwa HJK Bukittinggi diperingati pada tanggal 22 Desember 1784, berdasarkan Keputusan DPRD Nomor 10/SK-I/DPRD/1988 dan SK Walikota nomor 188.45117-1988.

Selanjutnya, Ketua Kerapatan Adat Kurai (KAK) Limo Jorong, Inyiak H. A Datuak Sati, menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kebersamaan yang berlandaskan nilai kearifan lokal, yakni Adat Basandi Syarak,  Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK).

Ia juga mengajak masyarakat untuk menjadikan moment ini sebagai sarana introspeksi, belajar dari sejarah, dan menata masa depan dengan tetap menghormati warisan leluhur. “Tahun 2024 yang penuh dinamika politik, termasuk pilkada yang berjalan damai, juga menjadi perhatian. Kedewasaan berpolitik warga Bukittinggi di apresiasi sebagai cerminan demokrasi yang sehat.

Walikota Bukittinggi, Erman Safar, menyampaikan, HJK Bukittinggi ke 240 ini, mengangkat tema “Semangat transformasi untuk mewujudkan Bukittinggi maju berkelanjutan”.

Erman Safar mengungkapkan kebanggaannya atas kemajuan pesat Kota Bukittinggi, baik dalam perekonomian, pariwisata, pendidikan, dan kesehatan. “Kota Bukittinggi telah menjadi salah satu kota penting di Sumatera Barat dan di Indonesia,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menginformasikan capaian positif Kota Bukittinggi, antara lain pertumbuhan ekonomi yang konsisten pada tiga besar terbaik kabupaten/kota di Sumbar, tingkat kemiskinan terendah dalam 10 tahun terakhir, serta angka harapan hidup tertinggi di Sumbar.

Erman Safar juga mengucapkan selamat kepada Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis yang memenangkan Pilkada serentak 2024 dan berharap pemerintahan yang baru dapat menjalankan amanah dengan baik dan terus bersinergi dengan program-program strategis pemerintah pusat.

Sementara itu, Gubernur Sumbar yang diwakili oleh Plt Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdaprov Sumbar, memberikan apresiasi atas pencapaian yang diraih oleh Pemko Bukittinggi. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini tidak lepas dari hubungan yang baik antara pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat, serta dukungan dari Forkopimda yang solid.

“Keberhasilan yang dicapai tidak mungkin terwujud tanpa adanya hubungan yang baik, harmonisasi pemerintahan, serta dorongan dan partisipasi masyarakat,” ujar perwakilan Gubernur. (*)

Related posts

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Padang Ditunjuk Tuan Rumah Seminar Kebencanaan APEKSI

Dasawisma Aloe Vera 7 Wakili Padang di Lomba Tingkat Sumbar