PADANG PARIAMAN, KP – Koperasi Desa Merah Putih Nagari Lareh Nan Panjang resmi diluncurkan dalam sebuah acara yang digelar di Kantor Wali Nagari Lareh Nan Panjang, Kecamatan VII Koto Sungai Sariak, Kabupaten Padang Pariaman, Kamis (10/4).
Acara peresmian dilakukan langsung oleh Kepala Dinas Koperasi dan UKM Sumbar Endrizal, didampingi Kepala Dinas Koperindagkopnaker Kabupaten Padang Pariaman John Kenedy, serta Plt. Camat VII Koto Sungai Sariak, Anton Wira Tanjung.
Koperasi ini menjadi koperasi desa pertama yang terbentuk di Kabupaten Padang Pariaman dan kedua di Sumbar, menjadikannya tonggak penting dalam penguatan ekonomi berbasis nagari.
Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Barat, Endrizal, menyampaikan apresiasi atas inisiatif masyarakat Nagari Lareh Nan Panjang dalam membentuk koperasi desa. Ia menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk mendukung penuh keberlangsungan koperasi ini.
“Kami akan mendukung penuh, termasuk memfasilitasi pembentukan badan hukum hingga tuntas. Ini akan kami laporkan kepada Menteri Koperasi RI sebagai bukti nyata gerakan koperasi dari daerah,” ujarnya.
Sebelumnya, Plt. Camat VII Koto Sungai Sariak, Anton Wira Tanjung, dalam laporannya menyatakan kebanggaannya atas peluncuran koperasi tersebut.
“Ini adalah langkah konkret dalam memperkuat ekonomi nagari. Koperasi Merah Putih ini merupakan yang pertama di Padang Pariaman dan kedua di Sumbar. Target kita, dalam bulan ini minimal tujuh nagari di Kecamatan VII Koto juga akan membentuk koperasi desa,” katanya.
Proses pembentukan Koperasi Merah Putih dimulai dengan sosialisasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, seperti Ketua Bamus, Wali Nagari, perangkat nagari, PKK, wali korong, dan tokoh masyarakat. Rapat pembentukan dipimpin langsung oleh Wali Nagari Muskinta, yang juga ditetapkan sebagai Pengawas CEO Koperasi. Ketua Bamus, Firmansyah, bertugas sebagai anggota pengawas.
Adapun struktur pengurus inti Koperasi Desa Merah Putih Nagari Lareh Nan Panjang periode 2025–2028 yaitu Ketua Lukman, Sekretaris Mira Diana, Bendahara Afeilisa, Kepala Unit Jasa Yovianur, dan Kepala Unit Perdagangan Vonika Usnaini. (wrm)
