Lansia Terlantar di Padang Olo, Kepedulian Wali Korong Dipertanyakan

Lansia bernama Raf’an (60 tahun) hidup sebatang kara dalam kondisi memprihatinkan di Korong Padang Olo, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman.

PADANG PARIAMAN, KP – Seorang warga lanjut usia (lansia) bernama Raf’an (60 tahun) hidup sebatang kara dalam kondisi memprihatinkan di Korong Padang Olo, Nagari Kuranji Hilir, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman.

Raf’an, yang mengalami kaki lumpuh dan mata rabun, tinggal sendirian di rumah peninggalan neneknya tanpa ada keluarga dekat yang merawatnya.

Meski konstitusi mengamanatkan pemerintah untuk melindungi dan memberikan bantuan kepada warga rentan, Raf’an diduga tidak mendapatkan perhatian dari wali korong setempat selama lebih dari satu tahun. Satu-satunya sanak saudara yang dimilikinya hanyalah kerabat jauh dari garis keturunan neneknya.

Menyadari kondisi tersebut, seorang warga setempat, Fachri, melaporkan kasus ini kepada wali nagari dan camat.

“Respons mereka cukup baik, namun yang menjadi pertanyaan besar adalah mengapa wali korong sebagai pemimpin di tingkat wilayah justru tidak menunjukkan kepedulian terhadap warganya?” kata Fachri, Senin (10/3).

Ia mengajak seluruh pemangku kebijakan untuk lebih peka terhadap masyarakat yang membutuhkan.

“Jangan sampai mereka yang seharusnya mendapat prioritas justru terabaikan, sementara hal-hal yang kurang mendesak malah mendapat perhatian lebih,” ujarnya.

Ia menegaskan, kasus seperti ini tidak boleh terulang lagi. “Pemerintah harus lebih proaktif dalam memastikan tidak ada warga yang terlantar, terutama mereka yang berada dalam kondisi sulit seperti Raf’an. Jika aparatur pemerintahan di tingkat bawah tidak bisa menjalankan tugasnya, maka perlu evaluasi mendalam agar pelayanan kepada masyarakat benar-benar berjalan efektif,” pungkas Fachri. (wrm)

Related posts

Pertuni Sampaikan Aspirasi, Pemko Padang Perkuat Layanan Disabilitas

Wawako Padang Ikut Tanam Pohon di Raker APEKSI Banda Aceh

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah