AGAM, KP — Ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kota Padang menuju Bukittinggi via Sicincin-Balingka lumpuh total akibat tertimbun tanah longsor di wilayah Malalak, Kabupaten Agam, sejak Selasa sore (3/3). Material tanah dan batu menutup badan jalan tepatnya di KM 72+800, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak, sehingga kendaraan sama sekali tidak dapat melintas.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Agam, Roza Syafdefianti, menjelaskan bahwa titik longsor tersebut berada di lokasi jalan terban yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025. Saat ini, area tersebut sebenarnya tengah dalam proses perbaikan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) sejak beberapa pekan terakhir.
Pemerintah Kabupaten Agam telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak PT HKI untuk segera menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor dan membuka kembali akses lalu lintas.
“Alat berat milik PT HKI sudah dikerahkan untuk membersihkan material tanah longsor yang menutupi badan jalan,” ujar Roza Syafdefianti, Rabu (4/3) dikutib dari antara.com
Longsor dipicu oleh curah hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Agam dalam beberapa hari terakhir. Mengingat kondisi tanah yang masih labil dan cuaca yang masih berpotensi hujan, masyarakat serta pengguna jalan diimbau untuk sementara waktu menghindari jalur Malalak demi keamanan.
“Kami mengimbau pengguna jalan untuk mencari jalur alternatif dan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan. Hindari melewati jalan tersebut untuk sementara waktu,” pungkas Roza Syafdefianti. (ant)