Masjid Agung Al Muhsinin Masuk Nominasi Anugerah Masjid Percontohan Provinsi

WAKIL Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyambut kedatangan Tim Penilai Anugerah Masjid Percontohan Tingkat Provinsi Se-Sumatera Barat (Ampera) di Masjid Agung Al Muhsinin, kemarin.

SOLOK, KP – Wakil Walikota Solok, Ramadhani Kirana Putra, menyambut kedatangan Tim Penilai Anugerah Masjid Percontohan Tingkat Provinsi Se-Sumatera Barat (Ampera) di Masjid Agung Al Muhsinin, kemarin. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengelolaan masjid di seluruh Sumatera Barat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Solok, Mustafa mengungkapkan harapan agar penilaian ini dapat memotivasi seluruh masjid di Kota Solok untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan kepada jamaah. “Kami percaya, masjid yang berkualitas akan menciptakan lingkungan yang kondusif untuk pertumbuhan spiritual dan sosial masyarakat,” ujarnya.

Tim Penilai Ampera, yang dipimpin oleh Plh Kepala Kanwil Kemenag Sumbar, Edison, menjelaskan bahwa Anugerah Masjid Percontohan adalah program perdana yang bertujuan menciptakan rumah ibadah yang nyaman bagi jamaah.

“Masjid Agung Al Muhsinin terpilih sebagai salah satu dari 3 nominasi terbaik. Peninjauan ini bertujuan untuk sinkronisasi data dan profil yang telah dikirimkan ke tim penilai. Pemenang terbaik akan mewakili provinsi ke tingkat nasional dari masing-masing 10 kategori yang dinilai,” jelas Edison.

Edison menambahkan bahwa program Ampera diharapkan dapat mendorong upaya saling belajar dan menciptakan kompetisi positif di antara masjid-masjid. “Kami ingin melihat adanya kontestasi positif dalam pembinaan kemasjidan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Walikota Ramadhani, yang juga Ketua Badan Pengelola Masjid Agung, menyampaikan terima kasih kepada tim penilai atas kunjungannya.

Ia berharap lomba ini dapat mendorong pengelolaan masjid menjadi lebih profesional dan masyarakat semakin termotivasi untuk aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan mereka.

Wawako Ramadhani juga memaparkan beberapa inovasi yang telah diluncurkan oleh Masjid Agung Al Muhsinin, seperti program ATM Beras, Rumah Baca Digital, Pondok Alquran, dan kegiatan Itikaf yang rutin dilaksanakan pada 10 hari terakhir bulan Ramadan. “Kami berharap kegiatan ini lebih dari sekadar kompetisi, tetapi juga sebagai momentum untuk meningkatkan kualitas layanan dan menerapkan nilai-nilai baik dari satu masjid ke masjid lainnya,” tutupnya. (van)

Related posts

Pencarian Dua Pelajar Tenggelam di Padang Belum Membuahkan Hasil

Jangan Tertipu! Ini Ciri Hewan Kurban Tidak Sehat yang Harus Diwaspadai

Ratusan JCH Padang Diberangkatkan, Pesan Wali Kota Jadi Perhatian