PADANG, KP – Pemerintah Kota Padang mengajak Organisasi Daur Ulang Produktif (ODUP) untuk bersama-sama mewujudkan Kota Padang bebas dari sampah, dengan cara mengelolah sampah menjadi barang yang bernilai ekonomis.
“Keterlibatan komunitas maupun organisasi daur ulang sampah sangat kita harapkan karena dapat membantu pemerintah dalam mengurangi sampah yang sampai ke TPA. Kita mengajak ODUP, karena sudah membuat berbagai produk bernilai ekonomi dari daur ulang sampah,” ucap Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar, di kediaman resminya, jalan A. Yani Nomor 11 Padang, Senin (22/7).
Andree Algamar menyebutkan, jumlah sampah yang dihasilkan Kota Padang setiap hari mencapai 500 ton. Pemko Padang telah meluncurkan beberapa program untuk mengedukasi masyarakat dalam mengelola sampah.
“Kita telah meluncurkan beberapa program dalam mengatasi sampah di Kota Padang, diantaranya Padang Bagoro, Bank Sampah, dan Padang Mamilah. Semoga ini dapat mengurangi jumlah sampah di Kota Padang yang sampai ke TPS dan TPA,” pungkas Andree Algamar didampingi Kadis Dinas Lingkungan Hidup Fadelan Fitra Masta sewaktu audiensi dengan pengurus ODUP.
Sementara itu, Majelis Tinggi ODUP Abdul Latif mengatakan, kunjungannya menemui Wali Kota Padang untuk meminta dukungan kepada Pemko Padang terhadap program-program yang akan dilaksanakan ke depan.
“Salah satu program yang akan kita laksanakan adalah memberikan edukasi kepada pelajar tentang pengolahan sampah menjadi barang yang bernilai guna. Untuk itu kita minta dukungan dari Pak Wali agar program ini dapat berjalan lancar,” ucapnya. (red)
