LUBUK SIKAPING, KP — Operasi Patuh Singgalang 2025 resmi digelar di Kabupaten Pasaman, mulai Senin (14/7) hingga 27 Juli 2025. Apel gelar pasukan menandai dimulainya operasi tersebut, dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman AKBP Muhammad Agus Hidayat bersama Forkopimda di halaman Mapolres.
Operasi kali ini mengusung tema “Tertib Berlalu Lintas Demi Terwujudnya Indonesia Emas,” dan melibatkan personel gabungan dari TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan.
“Operasi ini bertujuan menurunkan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas,” tegas AKBP Muhammad Agus Hidayat.
Ia menyebutkan, selama Operasi Patuh 2024 lalu, tercatat 89 kasus kecelakaan lalu lintas di wilayah Polda Sumbar. Angka ini menurun 2 persen dibanding tahun sebelumnya. Korban meninggal dunia turun 1 persen, namun korban luka berat naik 15 persen, dan luka ringan naik 1 persen. Kerugian material tercatat sebesar Rp238,6 juta, turun 9 persen.
Dalam hal penindakan, tercatat 833 pelanggaran melalui tilang elektronik (E-TLE) dan 9.012 teguran.
Kapolres menekankan agar operasi dilaksanakan secara profesional, proporsional, dan humanis. Ia juga berharap potensi pelanggaran serta kecelakaan bisa diminimalkan.
Setelah apel, Kapolres menyerahkan piagam penghargaan kepada personel berprestasi sebagai bentuk apresiasi dan motivasi.
Sementara itu, Kasatlantas IPTU Afrizal menyatakan, operasi menyasar titik-titik rawan kemacetan, pelanggaran, dan kecelakaan di seluruh wilayah hukum Polres Pasaman.
“Fokus kami adalah menekan angka pelanggaran dan menurunkan tingkat fatalitas kecelakaan lalu lintas,” ujarnya.
Apel turut dihadiri Bupati Pasaman Welly Suhery, Ketua DPRD Nelfri Asfandi, serta jajaran Forkopimda lainnya. (nst)