Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Pemkab Pessel Verifikasi Data Korban Banjir Bayang Utara

Kepala Dinsos PPrPA Pessel Ilham Rahmadsyah Putra saat melakukan verifikasi langsung kondisi rumah warga yang hanyut diterjang banjir di Kampung Padang Pasir, Nagari Koto Ranah, Selasa (20/1).

PESISIR SELATAN, KP — Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) melalui Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPrPA) bergerak cepat melakukan verifikasi lapangan terhadap data tambahan warga terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Kampung Padang Pasir, Nagari Koto Ranah, Kecamatan IV Nagari Bayang Utara, Selasa (20/1).

Verifikasi ini dilakukan untuk mengakomodir warga yang rumahnya hanyut atau rusak berat namun belum masuk dalam Surat Keputusan (SK) penerima Hunian Sementara (Huntara).

Kepala Dinsos PPrPA Pesisir Selatan, Ilham Rahmadsyah Putra, memimpin langsung peninjauan ke lokasi guna mencocokkan dokumen administrasi dengan kondisi riil di lapangan. Verifikasi ini melibatkan tim teknis dinas, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta perangkat Nagari Koto Ranah untuk menjamin transparansi dan akurasi data penerima manfaat bantuan pascabencana akhir tahun 2025 tersebut.

“Kami ingin memastikan tidak ada warga terdampak bencana yang terlewat dari pendataan dan haknya untuk mendapatkan bantuan sosial. Verifikasi langsung ini sangat penting agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan tingkat kerusakan yang dialami masyarakat,” ujar Ilham Rahmadsyah Putra di sela-sela peninjauan lokasi.

Data hasil verifikasi lapangan ini nantinya akan menjadi rujukan utama bagi Pemerintah Kabupaten untuk diusulkan kepada Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Prioritas bantuan yang diperjuangkan mencakup program Jaminan Hidup (Jadup) serta bantuan pengisian perabot untuk unit Huntara yang sedang dipersiapkan bagi para penyintas bencana di Bayang Utara.

Ilham menegaskan, sinkronisasi data dengan pemerintah nagari menjadi kunci agar proses pengusulan ke pemerintah pusat berjalan lancar tanpa kendala administratif. Dengan validitas data yang kuat, Pemkab Pessel berharap Kemensos dapat segera mencairkan bantuan sehingga kebutuhan dasar warga yang kehilangan tempat tinggal dapat segera terpenuhi secara layak.

“Data tambahan ini akan kami usulkan ke Kementerian Sosial sebagai bahan penetapan penerima bantuan Jadup dan kelengkapan Huntara. Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah nagari untuk melengkapi seluruh berkas pendukung agar prosesnya cepat,” tambahnya.

Upaya jemput bola ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan kondisi sosial dan ekonomi warga di wilayah terdampak longsor ekstrem di Pesisir Selatan. (don)

Related posts

Pemko Padang Gandeng MAP Aviation, Buka Peluang Karier Aviasi bagi Pelajar

Pemko Padang Perkuat Pengamanan Aset dan Kepastian Hukum

DPKH Sumbar Dorong Legalitas Usaha, Ratusan Pelaku Usaha Ikuti Sosialisasi Perizinan Gratis