Pemerintahan Welly-Parulian Gerak Cepat, 10 Progul Segera Direalisasikan

Bupati Pasaman Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian Dalimunte.

PASAMAN, KP — Pemerintah Kabupaten Pasaman bergerak cepat menuntaskan program prioritas dalam 100 hari kerja Bupati Welly Suhery dan Wakil Bupati Parulian Dalimunte. Salah satu program yang akan segera diluncurkan adalah layanan ambulans gratis bagi masyarakat, yang dijadwalkan mulai berjalan awal Juli 2025.

Program ini menjadi yang pertama dari 10 program unggulan (progul) pasangan kepala daerah terpilih hasil Pilkada 2024, dan menandai komitmen awal menuju visi ‘Pasaman Bangkit yang Berkarakter, Maju, dan Berkelanjutan’.

“Memang tidak mudah, tapi bukan hal yang mustahil. Dengan komitmen bersama, insya Allah seluruh janji kampanye bisa kita tunaikan,” kata Bupati Welly Suhery, Jumat (20/6).

Ketua Tim Percepatan Pembangunan Pasaman, Donizar menyebut, seluruh rancangan strategi sudah disiapkan dan akan segera disinkronkan dengan program kerja perangkat daerah yang sedang berjalan.

“Tim ini bukan untuk membuat hal luar biasa, tapi memastikan pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan tidak lelet,” ujar Donizar, politisi PKB yang juga mantan anggota DPRD Sumbar dua periode.

Ia menjelaskan, ambulans gratis ini tidak hanya untuk pelayanan pasien, tetapi juga dapat digunakan untuk pengantaran jenazah dari rumah sakit ke rumah duka hingga ke pemakaman, khusus untuk wilayah dalam Kabupaten Pasaman.

“Layanan ambulans tidak lagi jadi sumber PAD, melainkan dikembalikan ke fungsi sosial,” tegasnya.

Sebelumnya, layanan ambulans pengantar jenazah di Pasaman dikenai tarif dan menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) hingga Rp180 juta pada tahun lalu.

Direktur RSUD Tuanku Imam Bonjol Pasaman, dr. Yong Marzuali, membenarkan bahwa pihaknya tengah menyiapkan secara teknis peluncuran program tersebut.

“Sebanyak tujuh unit ambulans akan disiagakan, ditambah armada yang ada di seluruh Puskesmas dan RS Tuanku Rao. Pelayanan gratis ini khusus untuk warga Pasaman,” ujarnya.

Menurutnya, layanan antar fasilitas kesehatan tetap gratis seperti sebelumnya karena ditanggung BPJS Kesehatan. Namun untuk angkutan jenazah, ini kali pertama layanan diberikan secara cuma-cuma oleh pemerintah daerah.

“Ini program prioritas Bupati. Kami pastikan pelaksanaan berjalan maksimal demi kemudahan dan keadilan dalam akses layanan kesehatan,” tutup dr. Yong. (nst)

Related posts

Pemko Padang Gandeng Bank Mandiri Perkuat Digitalisasi Keuangan Daerah

Padang Ditunjuk Tuan Rumah Seminar Kebencanaan APEKSI

Dasawisma Aloe Vera 7 Wakili Padang di Lomba Tingkat Sumbar