Home » Pemkab Pasaman Siapkan 61 Ton Cadangan Beras untuk Antisipasi Bencana  

Pemkab Pasaman Siapkan 61 Ton Cadangan Beras untuk Antisipasi Bencana  

Redaksi
A+A-
Reset

PASAMAN, KP – Pemkab Pasaman menyiapkan cadangan beras sebanyak 61,04 ton untuk mengantisipasi kelangkaan pangan dan bencana alam. Beras tersebut disimpan di Perum Bulog dan siap disalurkan jika dibutuhkan.

Bupati Pasaman, Sabar AS mengatakan, cadangan beras ini akan digunakan bagi masyarakat yang terdampak bencana maupun saat terjadi kelangkaan pangan. Selain itu, Pemkab juga terus meningkatkan produksi padi untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Pemkab Pasaman berkomitmen memastikan tidak ada kelangkaan pangan. Jika terjadi bencana, beras ini langsung disalurkan kepada korban,” ujar Sabar AS di Lubuk Sikaping, Minggu (9/2).

Ia menambahkan, menjelang Ramadan, stok beras di Pasaman mencapai 7.937 ton, dengan kebutuhan rata-rata 3.628 ton per bulan. Panen raya di beberapa kecamatan, seperti Rao, Rao Selatan, Padang Gelugur, Dua Koto, Panti, Lubuk Sikaping, dan Bonjol, juga turut menjamin ketersediaan pangan.

“Pasaman saat ini dalam kondisi surplus beras. Kebutuhan rata-rata per hari sebanyak 117,04 ton, sedangkan stok ketahanan pangan beras mencapai 4.309 ton per bulan,” jelasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pangan Dinas Perikanan dan Pangan Pasaman, Desirwan Indra, menyebut target produksi padi tahun ini mencapai 205.627 ton, dengan luas tanam 42.839 hektare.

“Tahun 2024 lalu, luas tanam padi di Pasaman 32.777 hektare, dengan produksi 132.122 ton. Tahun ini, kita optimistis produksi meningkat sesuai target UPSUS Swasembada Pangan 2025,” ungkapnya.

Menurutnya, Pemkab Pasaman memastikan harga beras saat ini masih stabil di kisaran Rp16 ribu per kilogram, dan ketersediaan beras aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. (ant)

Jangan Lewatkan

Are you sure want to unlock this post?
Unlock left : 0
Are you sure want to cancel subscription?