Pemkab Pasaman Tingkatkan Layanan Fasilitas Ibadah di Kawasan Wisata Equator

Bupati Pasaman, Sabar AS bersama jajaran pengurus Badan Pengelola Masjid Raya Syuhada Tuanku Imam Bonjol, Kecamatan Bonjol yang berlokasi di kawasan Wisata Equator Bonjol, Kamis (6/3).

LUBUK SIKAPING – Pemerintah Kabupaten Pasaman terus meningkatkan fasilitas dan layanan sarana ibadah di kawasan wisata terpadu Equator Bonjol. Salah satu langkahnya adalah membentuk pengurus resmi Badan Pengelola Masjid Raya Syuhada Tuanku Imam Bonjol.

Bupati Pasaman Sabar AS mengatakan, masjid yang berada di kawasan wisata itu memiliki nilai strategis dan perlu dikelola lebih baik. “Struktur pengurus kita benahi agar layanan kepada jemaah dan pengunjung semakin baik,” ujar Sabar AS di Pasaman, Kamis (6/3).

Ia menambahkan, keberadaan Masjid Syuhada mendukung konsep wisata religi. “Para jemaah yang beribadah bisa sekaligus menikmati wisata sejarah dan edukasi di tanah kelahiran Tuanku Imam Bonjol,” katanya.

Pemerintah daerah, kata Sabar, berkomitmen mendukung pengembangan keagamaan di masyarakat. “Kami akan mendukung pengelolaan masjid agar berkembang menjadi pusat religi wisata,” ujarnya.

Camat Bonjol, Ferta Daforsa, menyebut pengurus masjid berencana membuka akses jalan dari dalam kawasan Equator serta memangkas beberapa tanaman di sekitar masjid. “Kami juga berharap pagar pembatas antara masjid dan kawasan wisata dibuka agar akses jemaah lebih mudah,” katanya.

Ferta menambahkan, selama ini jemaah harus berjalan memutar melewati pagar museum untuk mencapai masjid. “Dengan akses langsung, wisatawan pun lebih mudah mengunjungi masjid,” ujarnya.

Ia juga mengusulkan agar pagar di belakang museum dibuatkan pintu masuk tambahan. “Masyarakat di belakang museum bisa lebih mudah mengakses masjid,” kata Ferta. (nst)

Related posts

500 Personel Uji Kesiapsiagaan Bencana dalam Latihan Gabungan di Padang

Pemko Padang Siapkan Pembinaan Berjenjang Lahirkan Kafilah Mandiri

PLN Tinjau Listrik Desa di Kuranji, Pastikan Pemerataan Akses